New here? Register. ×
×

Pendemo Tolak Tambang Aceh Tengah Dipukul dan Sempat Dirawat, GMNI: Ini Kekerasan

no comments
Written by Karmiadi Arinos | Published in DAERAH, HUKUM
08Apr

RUBERNEWS.COM | Salah seorang pendemo yang ikut menyuarakan penolakan eksplorasi tambang emas di Negeri Gayo dilaporkan sempat mengalami pemukulan dan intimidasi oleh oknum anggota kepolisian dan oknum Satpol PP. Korban dilaporkan harus dirawat karena mendapat pukulan dari oknum aparat keamanan.

Korban yakni Saparuda IB, kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Aceh Tengah sempat dirawat di RSUD Datu Beru Takengon.

“Kami mengecam pelaku pemukulan terhadap kader GmnI Aceh Tengah,” kata Mulyadi selaku ketua GMNI setempat dalam konfrensi persnya kepada awak media, Senin (08/04/2019) di Gedung DPRK setempat.

Baca Juga : Demo Tolak Tambang Emas di Aceh Tengah Memanas

Sebelumnya aksi yang dilakukan oleh beberapa organisasi mahasiswa dan beberapa oganisasi masyarakat yang digelar di gedung DPRK dan di kantor Bupati Aceh Tengah mendapat intimidasi dan kekerasan dari beberapa oknum kepolisian dan oknum Satpol PP Aceh Tengah.

“Kami mengecam keras atas tindakan pemukulan yang dilakukan oleh oknum polisi dan oknum Satpol PP tersebut. Saya merasa heran atas kejadian ini, seharusnya oknum polisi dan Satpol PP mengayomi dan memfasilitasi kegiatan aksi tersebut bukan menyerang para mahasiswa dan organisasi lainya” jelas Mulyadi.

“Kami akan menyurati Kapolri, Kapolda Aceh dan Kepala Dinas Satpol PP dan WH. Saya berharap Kapolda Aceh menindak tegas terhadap pelaku pemukulan kader GMNI” tutup Mulyadi.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih melakukan audiensi dengan instansi terkait di aula gedung DPRK setempat.

Sharing is caring

Tinggalkan Balasan