New here? Register. ×
×

Anggota DPR Aceh Efendi Ajak Kaum Milenial Hindari Politik Transaksional

no comments
Written by Redaksi 4 | Published in DAERAH, POLITIK
06Apr

RUBERNEWS.COM | Anggota DPR Aceh Fraksi Partai Nasdem, Efendi Noerdin mengajak generasi muda atau kelompok milenial di propinsi Aceh untuk menghindari politik transaksional menjelang hari pemungutan suara Pemilu, 17 April mendatang.

Sebaliknya, generasi milenial diajak untuk menerapkan kerjasama dalam politik daripada transaksional politik yang dapat merusak mindset generasi milenial terhadap politik dan demokrasi.

Hal ini dituturkan Efendi dalam konsolidasi bersama komunitas Lentera Milenial Efendi di aula Harun Square, Kota Lhokseumawe, Jumat sore (5/4/2019). Di hadapan seratusan pemuda yang berasal dari Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, pria 45 tahun ini menawarkan konsep kerjasama dalam politik kepada kelompok milenial.

“Kita ingin coba menggugah ya motivasi mereka, bahwasannya politik itu bukan hanya sampai 17 April saja. Kita mencoba membangun persepsi mereka ke arah visioner sehingga apa yang mereka perjuangkan hari ini, ada hubungannya dengan apa yang terjadi lima tahun ke depan. Jadi bukan berpolitik transaksional” tutur Efendi kepada awak media di sela acara.

Efendi yang pada Pileg tahun ini maju sebagai caleg DPR RI dapil Aceh 2, mengajak generasi muda menyamakan persepsi. Dengan menyamakan persepsi terhadap kondisi di lingkungan masing-masing saat ini, para generasi era milenial diharapkan mampu menggali potensi diri dan lingkungan untuk dikembangkan dalam upaya menghadapi tantangan di masa depan.

“Jika terpilih ke DPR RI, saya sudah sampaikan tadi dalam pertemuan tentang misi saya ke depan yang juga tidak berbeda dengan visi Partai Nasdem yakni salah satunya membangun masyarakat Aceh yang cerdas, kreatif, mandiri dan berakhlak mulia. Dengan berilmu (cerdas) akan melahirkan kreativitas. Dengan kreativitas dapat mengembangkan potensi di lingkungannya sendiri untuk dirinya sendiri atau keluarganya sendiri” tutur Efendi.

Selain itu, pendekatan agama generasi Milenial untuk membentuk akhlak mulia juga menjadi perhatiannya. Sehingga, keseimbangan akan dua hal ini akan membuat masyarakat Aceh lebih baik dari sisi ekonomi dan menjadi lebih religius.

Sebelumnya, dalam diskusi bersama para pemuda yang mayoritas berstatus mahasiswa dan mahasiswi, Efendi justru lebih banyak ditanyai konstituen tentang sosok Efendi sebagai caleg DPR RI. Efendi juga ditanyai seputar hubungannya dengan para mantan pentolan Gerakan Aceh Merdeka. Mereka juga bertanya, apakah dukungan partai lokal penguasa, Partai Aceh terhadap Efendi benar adanya atau apakah rumor belaka.

Mendapat pertanyaan ini Efendi menjawab dengan lugas. Ia tidak menampik kedekatannya dengan GAM yang kini bertansformasi menjadi KPA selanjutnya melahirkan partai lokal, Partai Aceh. Pada fase ini, Efendi yang lahir di Jangka-Bireun, 2 Pebruari 1974 ini merupakan salah seorang pendiri Partai Aceh.

Berikut ringkasan profil Efendi;

Sempat kuliah di Politeknik Unsyiah, Lhokseumawe tahun 1995, pada tahun berikutnya, Efendi masuk Sekolah Perwira Karir ABRI di Magelang. Ia tercatat sebagai perwira TNI AU dari tahun 1997-2000.

Era Aceh pasca konflik, Efendi terlibat dalam proses rehab rekon Aceh pasca tsunami sebagai Kepala Program Regional I BRR NAD-NIAS 2006-2008. Dalam masa ini pula Efendi terjun ke dunia politik. Pada tahun 2007, Efendi terlibat sebagai salah seorang pendiri Partai Aceh.

Efendi mulai menapaki karir politik saat ia terpilih sebagai anggota DPRK Bireun di Pileg 2009. Sejumlah jabatan di DPRK Bireun ia duduki, mulai Ketua Badan Legislasi, Wakil Ketua Komisi B, Sekretaris Komisi C hingga anggota badan anggaran.

Di Pileg 2014 Efendi maju sebagai caleg DPRA dari daerah pemilihan Kabupaten Bireun, Efendi terpilih. Selain sebagai anggota badan anggaran, Efendi pernah menduduki jabatan sebagai sekretaris Komisi II DPRA. Sejak tahun 2016 hingga sekarang, Efendi menduduki jabatan Ketua Komisi III DPRA di Banda Aceh.

Pada pileg 2019, Efendi kembali mengikuti kontestasi demokrasi lima tahunan, dengan mencoba peruntungan melangkah ke Senayan Jakarta. Efendi tercatat sebagai caleg partai asuhan Surya Paloh daerah Aceh II meliputi pesisir timur, utara dan tengah Aceh  dengan nomor urut 4. Efendi siap bersaing dengan para kompetitor, termasuk dua nama yang diunggulkan dari partai Nasdem yakni anggota DPR RI saat ini, Zulfan Lindan dan mantan Ketua DPRA Tgk Muharuddin.

Sharing is caring

Tinggalkan Balasan