New here? Register. ×
×

Peringati HPN Tahun 2019, Kontingen PWI Aceh Tiba di Surabaya

no comments
Written by Karmiadi Arinos | Published in DAERAH
07Feb

RUBERNEWS.COM | Kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh yang akan mengikuti peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2019, telah tiba di Air Port Juanda Surabaya, Kamis (07/02/2019).

Rombongan PWI Aceh berjumlah 50 orang, 30 diantaranya berasal dari Provinsi sedangkan 20 lagi berasal dari Kabupaten/kota yang ada di Aceh.

Plt Ketua PWI Aceh Aldin NL mengatakan, peringatan HPN Tahun 2019 itu berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana Pers saat ini harus mampu menguatkan ekonomi kerakyatan berbasis digital sesuai thema yang diusung.

Dalam menghadapi perkembangan zaman dan arus digitalisasi yang sangat pesat, kehadiran Pers diharapkan dapat menggenjot  sektor usaha kecil dan menengah melalui kritik tajam dari pena wartawan.

“Pers sangat berperan menyuarakan dan menghadirkan masukan kepada pemerintah, pemberitaan pers di era serba digital saat ini tentang daya saing UKM sangat diperhatikan, sehingga Pemerintah dapat berupaya merumuskan kebijakan sektor tersebut,” tandas Plt Ketua PWI Aceh Aldin NL melalui sambungan selularnya, Kamis (07/02) di Surabaya Jawa Timur.

Ia juga menambahkan, Pers di Aceh diharapkan tidak tenggelam dalam euphoria kebebasan informasi di era digital saat ini. Namun condong menjunjung tinggi asa keberimbangan dalam memberitakan sebuah isu, sehingga tidak terjebak dalam berita hoak.

“Wartawan dituntut mampu memberikan informasi sesuai fakta dan data,” terang Aldin, sembari menuturkan momentum HPN tersebut dapat dijadikan sebagai momen pembenahan.

Sementara itu Ketua PWI Aceh Tengah Jurnalisa yang ikut dalam rombongan saat dihubungi media ini mengatakan, peringatan HPN Tahun 2019 itu akan dilantik ketua Masyarakat Pers Pemantau Pemillu (Mapilu) seluruh Indonesia.

“Untuk Provinsi Aceh Ketua Mapilu akan dilantik yaitu Iranda Novandi, sedangkan untuk Ketua Mapilu di Kabupaten Kota pelantikanya menyusul,” jelas pria berambut gondrong itu.

Tambahnya lagi, salah satu tujuan dibentuknya Mapilu diseluruh tanah air merupakan salah satu cara memantau jalanya proses Pemilu diapangan, sehingga para peserta pemilu dan kandidatnya akan menjalankan kampanye sesuai aturan. Begitu juga ditengah-tengah masyarakat, Pers harus mampu menyajikan berita yang berimbang dan tidak mengaburkan fakta membuat masyarakat bingung menilai sebuah kejadian.

“Mapilu sebagai wujud mengedukasi pemilih melalui jaringan PWI yang tersebar diseluruh tanah air, akreditasi selaku lembaga pemantau pemilu akan diserahkan langsung oleh Bawaslu Pusat pada puncak peringatan HPN 09 Februari nanti,” tandas Jurnalisa.

Diakhir percakapanya dengan media ini, Jurnalisa menyebut, tiket Aceh-Surabaya Mahal, sehingga kontingen PWI Aceh memilih penerbangan Aceh-Kuala Lumpur-Surabaya. ‘”ini semua demi HPN,” tutup Jurnalisa.

Untuk diketahui, Peringatan HPN Tahun 2019 diselenggarakan di Surabaya Jawa Timur. Puncak peringatan itu dilaksanakan pada Sabtu, 09 Februari 2019 mendatang, seluruh kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia ikut andil menyemarakkan kegiatan satu tahunan itu.

Sharing is caring