New here? Register. ×
×

Demo ke DPRA, GEMPA Ancam Akan Gulingkan Malik Mahmud dari Jabatan Wali Nanggroe

no comments
Written by Redaksi 1 | Published in BERITA PILIHAN, DAERAH, POLITIK
28Jan

Rubernews.com | Puluhan mahasiswa dan pemuda Aceh yang terhimpun dalam Gerakan Mahasiswa Pemuda Aceh-WN (GEMPA-WN) menggelar aksi menuntut Malik Mahmud Al-Haytar agar mundur dari jabatan Wali Nanggroe Aceh, Senin (28/01/2019).

Aksi demo GEMPA-WN ini berlangsung di dua lokasi terpisah, yaitu Bundaran Simpang Lima dan berlanjut ke halaman Kantor DPR Aceh, Banda Aceh. Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan Satpol PP.

Saat aksi berlangsung di halaman kantor DPR Aceh, massa GEMPA-WN turut membakar ban mobil yang membuat kepulan asap hitam membumbung di halaman gedung utama kantor perwakilan rakyat itu. Aksi mereka sempat menjadi tontonan sejumlah masyarakat yang melewati gedung DPR Aceh.

Dalam aksinya, GEMPA-WN mendesak DPR Aceh agar mencabut mandat Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe. Menurut mereka, terpilihnya Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe tidak sesuai dengan Undang-Undang Pemerintah Aceh yang termaktub dalam Undang-Undang Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2013.

“Kami menilai terpilihnya Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe tidak sesuai dengan Undang Undang Pemerintah Aceh yang termaktub dalam Undang-Undang Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2013 atas perubahan Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2012 Tentang Lembaga Wali Nanggroe sebagaimana disebutkan dalam Pasal 70 ayat (1) bahwa Wali Nanggroe dipilih secara musyawarah oleh Komisi Pemilihan Wali Nanggroe yang dibentuk secara khusus,” ujar Korlap Aksi, Husnul Jamil sebagaimana yang tertuang dalam selebaran yang dibagikan ke publik.

“Pemilihan Malek Mahmud sebagai Wali Nanggroe tidak dihadiri oleh delegasi ulama dari 23 kabupaten/kota yang ada di Aceh sebagaimana yang tercantum dalam Komisi Pemilihan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, GEMPA-WN turut mengancam untuk menggulingkan Malik Mahmud dari Jabatan Wali Nanggroe andai DPR Aceh tidak mengindahkan tuntutan mereka untuk mencabut mandat Malik Mahmud.

“Apabila DPRA Tidak mengindahkan nota keberatan ini, maka kami akan menggalang kekuatan sebesar besarnya untuk menggulingkan Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe. Harapan kami sebagai Bangsa Aceh, kami berharap sosok Wali Nanggroe menjadi pemersatu Bangsa Aceh,” ancam Husnul Jamil.

Berikut beberapa tuntutan GEMPA-WN:
1. Mendesak DPRA mengadakan Sidang Paripuma untuk mencabut mandat Malik Mahmud Sebagai Wali Nanggroe.

2. Mendesak BPK untuk mengaudit anggaran yang dialokasikan kepada Lembaga Wali Nanggroe dibawah kepemimpinan Malik Mahmud.

3. Memperkuat Harkat Martabat Lembaga Wali Nanggroe.

4. Mendesak Waliyul Hadi untuk membentuk Komisi Pemilihan secara transparan.

Sharing is caring