New here? Register. ×
×

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan dan Pembuangan Mayat di Burlintang Aceh Tengah

no comments
10Jan

RUBERNEWS.COM | Kepolisian Resor Aceh Tengah berhasil mengungkap kasus pembunuhan dan pembuangan mayat  yang terjadi pada Jumat, 21 September 2018 yang lalu. Jenazah korban, Ridwansyah, 55 tahun, warga Kuala I Kecamatan Bintang, kabupaten setempat ditemukan sudah menjadi kerangka. 

Kapolres Aceh Tengah AKBP Hairajadi melalui Kasatreskrim Agus Riwayantodi Putra SIK mengatakan, mayat korban ditemukan dalam bungkusan kain diseputaran Bur Lintang, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.

“Setelah dibuka, mayat korban tinggal kerangka, dan saat ini kerangka korban telah dikirim ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh untuk dilakukan autopsi” kata Agus, saat menggelar press release dengan awak media, Kamis (10/01/2019) dihalaman Mapolres setempat.

Dijelaskan, pada hari Senin, 7 Januari lalu, Sat Reskrim meringkus tersangka YH (26) di salah satu Wisma daerah Jalan Lintang Takengon, sedangkan AN (44) ditangkap di Kampung Kuala I Kecamatan Bintang.

Selanjutnya, dari hasil pengembangan pihaknya kembali menangkap tersangka SM (25) dan HB (16) di Pasir Mbelang Tanah Karo, pada Rabu kemarin.

“Keempat tersangka ini diduga telah melakukan tindak pidana pembunuhan dan pembuangan mayat” ungkap Agus.

Selain itu, pihaknya turut mengamankan barang bukti sebuah linggis dengan panjang 90 cm.

Menurut Kasat Reskrim, seluruh tersangka dikenakan pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal hingga seumur  hidup.

Diantara pasal yang dikenakan yakni Pasal 340 KUHPidana yaitu “Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun”.

Kemudian Pasal 338 yang berbunyi “Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain di ancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun”.

Serta, Pasal 339 yakni : Pembunuhan yang diikuti, disertai atau didahului oleh suatu perbuatan pidana, yang di lakukan dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pelaksanaannya, atau untuk melepaskan diri sendiri maupun peserta lainnya dari pidana dalam hal tertangkap tangan, ataupun untuk memastikan penguasaan barang yang di perolehnya secara melawan hukum, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun”.

“Ke empat terduga pelaku pembunuhan itu saat ini telah diamankan di ruang tahanan Polres Aceh Tengah untuk penyidikan lebih lanjut” pungkas Kasat.

Sharing is caring