New here? Register. ×
×

Di Lapangan Pacuan Kuda, Menteri Agraria Bagikan 1684 Sertikat Tanah

no comments
07Jan

RUBERNEWS.COM | Mewakili Presiden RI Joko Widodo, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI Sofyan Abdul Djalil menyerahkan 1684 sertifikat tanah untuk warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Penyerahan sertifikat tanah secara simbolis bagi 500 orang penerima dilakukan Sofyan Djalil di lapangan Pacuan Kuda, Kec. Bukit, Bener Meriah, Senin (7/1/2019).

Dalam kata sambutannya, Sofyan Djalil menjelaskan seharusnya masyarakat di Bener Meriah menerima sertifikat tanah sebanyak 2445 orang. Namun karena ada sesuatu dan lain hal angka tersebut turun menjadi 1684 penerima. 

“Ini merupakan program Presiden Republik Indonesia, pak Jokowi memerintahkan kami dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menyerahkan langsung kepada masyarakat Bener Meriah,” kata pria kelahiran Aceh Timur, 23 September 1953.

Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia itu menyebut, selama satu tahun di seluruh Indonesia, pihaknya menerbitkan sebanyak 600-700 ribu sertifikat. Namun, pada tahun 2017, kata Sofyan, Presiden memerintahkan untuk mengeluarkan sebanyak 5 juta sertifikat.

“Allhamdulillah telah berhasil dikeluarkan. Pada tahun 2018, Presiden kembali meningkatkan target menjadi 7 juta bidang, dan allhamdulillah kami berhasil memetakan dan mengeluarkan sertifikat itu sebanyak 9,3 juta. Sedangkan untuk tahun ini, Presiden kembali meningkatkan jumlah penerima sertifikat sebanyak 9 juta. Mudah-mudahan terealisasi lebih dari angka yang telah ditetapkan,” harap Sofyan A Djalil.

Ditambahkan, langkah ini sudah sesuai seperti target Presiden yakni pada tahun 2025 nanti, semua tanah masyarakat sudah terdaftar dan memiliki sertifikat.

“Ada 2 hal yang harus dipahami setelah sertifikat tanah ini diterima, yang pertama, dapat menjadi jaminan hukum terhadap tanah yang dimiliki, yang kedua, sertifikat ini bisa menjadi jaminan pinjaman uang di perbankan,” ungkap pria alumni Universitas Indonesi (UI) itu.

“Jika bapak ingin merehabilitasi kebun kopi misalnya, jualan kopi dan berdagang, sertifikat ini bisa menjadi jaminan untuk meminjam uang di Bank. Namun kalau pinjam uang jangan tidak dikembalikan, ini nggak boleh, resikonya, Bank bisa menyita tanah bapak dan sertikat yang diterima nini akan dilelang,” tutur Sofyan Djalil yang kehadirannya di dataran tinggi Aceh itu sekaligus membuka secara resmi Pacuan Kuda Tradisional Gayo tahun 2019.

Sementara itu, Plt Bupati Bener Meriah Tgk Syarkawi Abdussamad mengucapkan terimakasih kepada Presiden dan Menteri Agraria dan Tata Ruang telah memberikan sertifikat gratis kepada masyarakat di negeri berhawa sejuk itu.

“Mudah-mudahan tahun depan angka penerima sertifikat ini meningkat 10 kali lipat, jika hari ini hanya 1500, maka tahun depan Bener Meriah akan menerima sebanyak 15.000 sertifikat,” pinta Abuya Syarkawi yang mendapat aplaus dari para hadirin.

Ia menjelaskan, hampir menyeluruh, profesi masyarakat Kabupaten Bener Meriah adalah petani. Memiliki kebun kopi sebagai andalan utama untuk menghidupi keluarga, untuk itu sangat penting bagi masyarakat memiliki sertifikat tanah sebagai jaminan hukum.

“Tolong sampaikan salam kami kepada bapak Presiden. Kami tunggu beliau tanggal 13 Januari ini, di Kabupaten Bener Meriah untuk menutup pagelaran Pacuan Kuda Tradisional Gayo. Mohon disampaikan pak Menteri, masyarakat Bener Meriah saat penutupan nanti akan dihadiri sebanyak 100.000 penduduk Bener Meriah dan Kabupaten tetangga,” jelas Plt Bupati Bener Meriah, berharap Presiden Jokowi dapat berkunjung menjenguk kampung ke duanya itu.

Sharing is caring

Tinggalkan Balasan