New here? Register. ×
×

Pencarian Keuchik yang Hilang Misterius Dihentikan, Beredar Isu ‘Dibawa’ Makhluk Halus

no comments
Written by Mustafaruddin | Published in DAERAH, PERISTIWA
05Jan

RUBERNEWS.COM | Setelah tiga hari dilakukan pencarian di beberapa titik di laut dan darat, pencarian terhadap Muhammad Aris (48) Keuchik Blang Makmur, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya akhirnya resmi dihentikan Jumat sore (4/1/2019). Hilangnya Muhammad Aris kini masih menjadi misteri.

Sebelumnya diberitakan, Muhammad Aris dilaporkan hilang secara misterius saat memancing di dermaga labuh PPI Ujong Serangga Kec. Susoh, Senin sore, 31 Desember 2018 lalu.

Tim gabungan yang dipimpin BPBK Abdya dan Tim SAR, Satpol Air, Tagana dibantu nelayan setempat melakukan penyisiran di laut radius 6-7 mil untuk mencari korban. Di darat, tim yang dibagi ke dalam beberapa kelompok juga sudah melakukan pencarian siang dan malam.

Namun upaya tim gabungan tidak membuahkan hasil hingga akhirnya sesuai SOP, pencarian dihentikan.

Wakil Bupati Abdya Muslizar juga sempat mendatangi lokasi hilangnya Muhammad Aris yang juga anggota RAPI ini, Kamis siang (3/1). Di lokasi, Muslizar mengaku ikut prihatin dan menggelar doa bersama bagi kebaikan Keuchik Blang Makmur tersebut.

“Saya selaku pribadi dan pemerintah Abdya Wabup mengaku sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa saudara kita Muhammad aris ini.saya berharap kepada keluarga dan masyarakat berikhtiar serta berdoa agar Muhammad Aris dapat segera ditemukan,” tutur Muslizar.

Sementara itu, menurut Kalak Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Amiruddin, penghentian pencarian Keuchik Blang Makmur sudah sesuai SOP. Penghentian pencarian ini, kata dia juga sudah diberitahukan kepada pihak keluarga.

Kendati upaya pencarian sudah dihentikan, pihak BPBK Abdya tetap memantau perkembangan di lapangan, termasuk mengumpulkan informasi dari masyarakat. “Bila sewaktu dibutuhkan, kita siap turun ke lapangan,” kata Amiruddin.

Setelah tidak adanya tanda-tanda korban yang sebelumnya diduga jatuh ke laut, kini beredar isu jika ayah 4 orang anak ini hilang ‘dibawa’ makhluk halus.

Dikutip dari serambinews.com, isu menyebutkan kalau Keuchik Blang Makmur itu tidak jatuh ke laut, tapi ada dugaan hilang di darat setelah dibawa makhluk halus dalam keadaan tidak sadar atau bisa jadi pergi ke tempat lain karena beban pikiran masalah tertentu.

Malah, anggota keluarga korban juga tidak sepenuhnya yakin kalau Muhammad Aris hilang karena jatuh, kemudian hilang diseret arus laut.

“Kami sudah minta bantuan sekitar 12 orang pintar, 70 persen mengatakan hilang di darat karena dibawa makhluk halus, 30 persen hilang karena jatuh laut,” kata Mukhlis (43), adik kandung dari Muhammad Aris ketika ditemui Serambinews.com di Ujong Serangga, Kamis sore.

Alasan lain disebut Muklis, bahwa kalau abang kandungnya itu tidak bisa banyak beban pikiran. Bila ada masalah membebani pikiran maka berhalusinasi atau seperti orang di bawah ambang sadar, kemudian pergi tanpa tujuan.

Hal ini juga diakui istri dari Muhammad Aris, Ny Rosmadidar (42), dimana sekitar satu tahun lalu, kalau suaminya itu pernah hilang setelah meninggalkan rumah.

Kemudian berhasil ditemukan di bawah pohon kayu besar berjarak sekitar 3 km dari rumah dalam kondisi seperti orang hilang kesadaran.

Saat itu memang ada persoalan yang membelit pikiran suaminya itu. Namun, Rosmanidar mengatakan, tidak tahu apakah sekarang ini ada persoalan yang sedang membebani pikiran suaminya.

“Setahu saya tak ada persoalan apa-apa, baik di rumah dan dengan masyarakat baik-baik saja,” katanya.

Rumor bahwa Muhammad Aris tidak hilang di laut muncul karena di lokasi ditemukan sepeda motor Honda jenis Vario yang dikendarai korban, dompet, SIM C, HP Xiaomi, alat pancing, jaket warna loreng, dan satu ekor ikan yang diduga hasil memancing di lokasi.

Sedangkan KTP dan SIM B1 Umum yang dimiliki Muhammad Aris tidak ditemukan di lokasi tersebut.

Sedangkan mobil jenis double cabin milik Pak Keuchik tersebut, menurut keterangan sudah duluan diletakkan di salah satu bengkel di Abdya.

Lagi pula, menurut warga ombak laut biasanya berubah menjadi ganas bila ada orang hilang di laut, tapi sekarang ombak relatif tenang.

“Kalau pun ada orang tenggelam di laut setelah tiga hari akan muncul ke permukaan,” kata salah seorang warga di posko pencarian.

Laporan tentang hilang Keuchik Gampong Blang Makmur, Muhammad Aris telah menyita perhatian banyak pihak, termasuk tim sangat lelah melancarkan penyiran laut dan darat untuk menemukan korban.

Bukan saja masyarakat, Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT, termasuk Ketua DPRK, Zaman Akli dan Anggota DPRK, Iskandar juga berada di posko pencarian.

Malahan, Kapolres Abdya juga ikut menyisir perairan laut. Sejumlah petugas SAR melakukan penyelaman di sejumlah titik lokasi, termasuk titik lokasi gua laut, namun hasilnya tetap nihil.

Sharing is caring