New here? Register. ×
×

Pencarian Keuchik Blang Makmur Abdya Terus Dilakukan

no comments
Written by Mustafaruddin | Published in DAERAH, PERISTIWA
03Jan

RUBERNEWS.COM | Puluhan personil Badan Penangulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Barat Daya (Abdya) terus melakukan pencarian terhadap Muhammad Aris, Keuchik (kepala desa) Blang Makmur, Kecamatan Kuala Batee, yang dilaporkan hilang di pantai Ujung Serangga, Kecamatan Susoh, Selasa 1 Januari 2019 malam.

Awalnya, Satpol Air Polres Abdya menemukan satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam tanpa nomor polisi di pantai Ujung Serangga. Sementara, pemiliknya tidak berada di lokasi hingga malam hari.  Pemilik kendaraan tersebut tidak diketahui keberadaannya oleh pihak keluarga.

Keyakinan petugas, keluarga dan masyarakat, bahwa pemilik motor ini diduga hilang, lantaran  didapati kartu identitas dan petunjuk lainnya seperti SIM, dompet, alat pancing, dan ikan hasil tangkapan di motor korban sementara pemiliknya tidak berada di lokasi.

Sementara Kepala BPBK Abdya, Amiruddin, yang dimintai informasi saat ditemui di pantai Ujong Serangga mengaku, pihaknya hingga saat ini masih melakukan pencarian dengan menyisir radius 6 sampai 7 KM ke laut dari bibir pantai.

Pencarian ini, dikatakan Amiruddin, turut melibatkan tim SAR Abdya, SAR Meulaboh, Tagana, Dinsos, Airud Abdya, Satpol Air, TNI-Polri, RAPI, unsur keluarga dan masyarakat serta para nelayan Abdya.

“Sama nelayan sudah kita minta bantu juga,” sebutnya, Rabu (2/1/2019).

Saat ini, lanjutnya, selain melakukan penyisiran, pihaknya telah mempersiapkan tenda darurat untuk petugas istirahat.

Lebih lanjut Amiruddin mejelaskan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pencarian terhadap kepala desa dimaksud.

“Kita menduga yang bersangkutan hanyut. Kenapa demikian, karena lokasi kendaraan atau tempat ditemukannya dekat dengan laut,” kata Amir.

Pihaknya mengunakan speed boat dan rubber boat dalam pencarian ini. Amir menambahkan, jika dalam tiga hari ke depan korban tidak ditemukan, maka pencarian akan dihentikan. Namun demikian, pencarian juga tetap dilakukan yakni dengan cara berkomunikasi dan langkah-langkah efektif lainnya” tuturnya.

“Kalau tidak ditemukan juga, sesuai SOP, pencarian kita lakukan selama 3 hari atau berakhir hari Jumat, setelah itu kita berkomuniksi, kita sebarkan melalui media sosial. Intinya kita tidak diam,” pungkasnya.

Sharing is caring