New here? Register. ×
×

Sepanjang Tahun 2018, Kapolres Bener Meriah Sebut Kasus Pencabulan Masih Menonjol

no comments
Written by Karmiadi Arinos | Published in DAERAH, HUKUM
31Des

RUBERNEWS.COM | Jelang penutupan tahun 2018, tak ketinggalan Polres Bener meriah menggelar konfrensi pers bersama awak media cetak dan elektronik yang bertugas di negeri berhawa sejuk itu. Dalam konferensi pers itu Kapolres menyebut kasus pencabulan di Bener Meriah masih menonjol sepanjang tahun 2018.

Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli, M.Si mengatakan, selama tahun 2018 pihaknya telah berupaya untuk terus membuat kabupaten itu tertib, aman dan kondusif.

Ia juga mengutarakan, selama tahun 2018 dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) personil Polres Bener Meriah berjumlah 456 orang dan PNS sebanyak 6 orang. Sedangkan yang pensiun 2 personil, serta di PTDH atau dipecat sebanyak 3 orang dan 2 lainnya sedang dalam proses.

Sedangkan untuk pelanggaran di bidang lalu lintas kata Kapolres mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, dari 1493 pelanggaran yang ditindak di tahun 2017, menjadi 1712 pelanggaran sepanjang tahun 2018 ini.

“Untuk tahun 2018 naik sebesar 11 persen,” kata Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli didampingi Kabag Ops dan Kasat Reskrim, Senin (31/12/2018/ di Aula Pratama Mapolres setempat.

Sementara itu, di bidang unit Narkoba polisi menangkap pelaku yang terlibat sebanyak 58 orang, dengan barang bukti narkoba jenis ganja 44,354,08 kilogram, 147 batang ganja diamakan di Polres Bener Meriah. Sedangkan sabu sebanyak 35,18 gram.

Untuk bidang Reskrim kata Kapolres, kasus yang ditangani sebanyak 239 kasus.

“Dari 239 kasus ini, kasus yang menonjol yakni, pencabulan, pencurian, serta penganiayaan. Sedangkan untuk tindak pidana korupsi yang ditangani oleh Sat Reskrim Polres Bener Meriah yakni penyelesaian 1 kasus (dana desa), dan 3 kasus sedang dilidik,” jelasnya.

Ikut hadir dalam kegiatan konfrensi pers akhir tahun 2018 itu diantaranya, Kabag Sumda, Kabag Ren, para Kasat, Kasubag humas dan insan pers dari media cetak dan elektronik.

Sharing is caring