New here? Register. ×
×

Tu Sop Jeunieb Terpilih Sebagai Ketua HUDA Periode 2018-2023

no comments
Written by Redaksi 1 | Published in DAERAH, TOKOH
26Nov

Rubernews.com | Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab atau yang akrab disapa Tu Sop Jeunieb terpilih sebagai Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) periode 2018-2023 dalam Musyawarah Besar (Mubes) Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) ke III tahun 2018.

Tu Sop terpilih setelah mendapat kepercayaan 20 suara dari total 25 suara, yang terdiri dari 23 hak suara pengurus kabupaten/kota, dan dua suara dari PB dan Litbang HUDA.

Sebelumnya, Mubes HUDA tersebut muncul lima calon kandididat yang ditetapkan presidium, yaitu Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab, Tgk Hidayat Waly, Tgk H. Baihaqi Yahya, Tgk. H. Anwar Usman Kuta Krueng dan Tgk. H. Hasbi Albayuni.

“Menetapkan Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab sebagai ketua Tanfzih (pelaksana) terpilih Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) periode 2018-2023,“ demikian ujar pimpinan presidium, Waled Rasyidin Nura dari Pidie usai pemilihan, Minggu (25/11/2018) sore.

Usai ditetapkan sebagai Ketua HUDA peeiode 2018-2023, Tu Sop menyampaikan terimaksih kepada seluruh utusan wilayah kabupaten/kota, yang telah memberi amanah dan kepercayaan kepadanya.

“Ini merupakan amanah yang diserahkan oleh para guru sepuh kepada jajaran pengurus tanfiziyah (pelaksana) yang harus kita laksanakan secara bersama. Kesuksesan dan keberhasilan HUDA tidak lepas dari kebersamaan,” ungkapnya.

Profil Singkat Tu Sop

Tu Sop adalah seorang ulama yang perannya tidak diragukan lagi terhadap umat, agama dan bangsa. Kapasitas dan intelektualnya dalam bidang ilmu agama dan ilmu duniawi membuatnya dikagumi dan disukai oleh berbagai kalangan umat negeri, bahkan hingga Malaysia.

Tu Sop adalah ulama yang lahir dari kalangan dayah. Beliau juga sempat menimba ilmu di Mekkah Al Mukarramah selama 4 tahun kepada ulama terkenal yang mengajar di Masjidil Haram.

Sepulang dari Mekkah, beliau kembali ke MUDI sebagai pengajar hingga kemudian mendirikan Dayah Babussalam Al-Aziziyah di Jeunieb.

Mendirikan Yayasan Dayah Bersaudara yang fokus bidang ekonomi. Mendirikan Radio Yadara yang fokus pada Dakwah bil lisan. Serta juga memimpin Barisan Muda Ummat sbg Imam Besar yang fokus pada gerakan sosial, antara lain membangun rumah dhuafa yang saat ini telah dibangun mencapai 14 unit.

Secara aktif beliau juga mengisi pengajian di seantero Aceh, Medan hingga Malaysia yang dihadari belasan ribu jama’ah.

Di bidang politik, dengan tujuan melakukan revolusi akhlak dalam sistem pemerintahan beliau pernah maju sebagai calon Bupati Bireuen. Saat maju sebagai Cabub Bireuen, ide-ide, gagasan dan keteladanan beliau dalam berpolitik banyak di apresiasi berbagai kalangan.

Sharing is caring