New here? Register. ×
×

Mengenal Doli, Aktivis Jalanan yang Bertekad ke Parlemen

no comments
Written by Redaksi 1 | Published in DAERAH, TOKOH
21Nov

Rubernews.com | Eksistensi kalangan muda di Pemilu Legislatif 2019 sangat terlihat jelas. Poster dan spanduk Caleg muda hampir di setiap sudut daerah terpampang jelas diantara para politisi senior. Partai peserta Pemilu kali ini seakan memberi tempat khusus bagi anak muda untuk bertarung memperebutkan kursi Parlemen.

Khusus di Aceh, dari Partai Lama maupun partai baru, dari partai nasional hingga partai lokal, telah memberikan kesempatan kepada kalangan milenial untuk mencoba peruntungan di Pemilu Legislatif 2019.

Zulkifli adalah satu diantara sekian banyak Caleg Muda yang akan bertarung menuju Parlemen. Pria yang akrab disapa Doli ink maju sebagai Caleg DPRK Pidie melalui Partai Aceh (PA), sebuah partai lokal yang lahir dari rahim perjuangan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Ia akan bertarung di Dapil 1 yang meliputi Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Grong-grong dan Mila.

Di kalangan anak muda Pidie, baik aktivis maupun organisatoris, Doli bukanlah sosok yang asing. Pria yang dikenal ceplas-ceplos dalam menghadapi segala retorika dan persoalan Kabupaten Pidie ini adalah seorang mantan aktivis yang aktif di beberapa organisasi besar.

Pada Selasa (20/11/2018) malam, bertempat di Taufik Kopi Sigli, Doli menceritakan langkahnya terlibat dalam politik praktis, hingga bersedia maju sebagai Caleg DPRK setempat melalui Partai Aceh. Padahal sebelumnya, dia termasuk diantara aktivis yang kerap menghentakkan elit Pemkab Pidie atas kebijakan yang dinilai merugikan rakyat.

“Saya bergabung dan maju sebagai Caleg melalui Partai Aceh, adalah wujud komitmen saya untuk berbuat pada masyarakat dan partai perjuangan Aceh,” kata Doli menjawab ocehan dari lawan bicaranya.

Sepak terjang Doli yang memiliki nama lengkap Zulkifli, S.Sos., M.Si ini sudah terbukti dengan beragam pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Pidie. Pria kelahiran Gintong, 25 Agustus 1989 silam ini merupakan anak dari Bunyamin (mantan Keuchik Gampong Gintong dan mantan Mukim Beureuleung).

Doli menyelesaikan studi pascasarjana pada Universitas Iskandar Muda (Unida) Banda Aceh dengan memperoleh gelar magister di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik dengan konsentrasi Ilmu Administrasi.

Semasa mahasiswa, Doli aktif pada organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sigli, dan Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pidie. Doli juga tercatat sebagai salah satu inisiator pembentukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se Aceh di Banda Aceh.

Ia juga turut serta dalam beragam aksi damai untuk mengadvokasikan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Pidie yang masih terkungkung garis kemiskinan, tidak sedikit dirinya berujung rusuh dengan aparat penegak hukum.

Kehidupan organisatoris yang tampak dari pola pikir dan pola laku membuat dirinya terbaur langsung oleh keadaan perpolitikan Aceh dan Pidie khususnya, hingga akhirnya maju sebagai Caleg DPRK Pidie periode 2019-2024.

Tak terasa, perang argumen dari meja kopi dimaksud makin riuh, canda tawa ikut mewarnai pembahasan ‘kesejahteraan’ di Kabupaten penyuplai tokoh perjuangan Aceh ini, namun semua setuju dengan mencuatnya nama Doli sebagai calon anggota legislatif muda potensial di Dapil 1 Kabupaten Pidie.

“Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak,” begitulah pepatah yang patut disanding padanya. Setelah menjadi Ketua Relawan Sarjani jilid II, perjalanan politiknya menghantarkan dirinya pada pencalonan sebagai legislatif di DPRK Pidie 2019 yang diusung Partai Aceh untuk Daerah Pemilihan (Dapil) I dengan Nomor Urut 5 (lima).

Dikenal sebagai pemuda konsisten dalam bersikap dan supel dalam bersahabat membuat dia mudah mensosialisasikan dirinya dalam beragam lingkup untuk merangkul aspirasi yang berserakan tanpa tuan.

Dengan berlatar aktivis dan pegiat sosial, Doli bertekad memperjuangkan aspirasi masyarakat Pidie andai mendapat amanah sebagai anggota legislatif pada Pileg 2019 mendatang.

Sharing is caring