New here? Register. ×
×

Seratusan Petani Garam di Pidie Jaya Ikuti Pelatihan Credit Union

no comments
Written by Redaksi 4 | Published in DAERAH, EKONOMI, SIARAN PERS
20Nov

RUBERNEWS.COM | Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) dalam pelaksanaan program Resilient Aceh melalui dukungan Mercy Relief kembali melakukan pelatihan bagi ratusan petani garam. Setidaknya 105 peserta yang berasal dari Gampong Lancang Paru, Kecamatan Bandar Baru, Kab. Pidie Jaya mengikuti pelatihan kelompok simpan pinjam atau lebih dikenal dengan credit union (CU).

Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama 20 hari itu dimulai pada Minggu (18/11). Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/11/2018), Kordinator Lapangan, Teuku Satria Mahmud mengatakan bahwa tujuan pelatihan ini dilakukan sebagai upaya pihaknya dalam meningkatkan taraf dan kualitas hidup masyarakat dengan membangun ketangguhan secara mandiri melalui kelompok.

“Dimana dalam pelatihan ini, para anggota diminta dapat saling memperkuat satu sama lain” tutur Teuku Satria.

Pelatihan yang akan digelar selama 20 hari tersebut, kata Teuku Satria, akan dilakukan bersama 5 kelompok secara bertahap. Pelatihan ini sebagai lanjutan dari pelatihan manajemen keuangan rumah tangga yang telah dilakukan sebulan sebelumnya.

Ditambahkan, dalam pembukaan kegiatan, Fasilitator Pelatihan Simpan Pinjam, Sony Suciati berharap peserta dapat mengambil peran dalam pengelolaan pendapatan dari hasil usaha kelompoknya.

“Melalui pelatihan simpan pinjam ini diharapkan kelompok petani garam lebih berperan penting dalam pengelolaan pendapatan hasil garam mereka sendiri bersama kelompoknya” ucap Teuku Satria.

Sementara itu, Manajer Program Resilient Aceh, Ismail Marzuki menyapaikan harapannya kepada peserta untuk kedepannya agar dapat menerapkan segala pengetahuan dan keterampilan yang diberikan pada saat pelatihan ini. Ismail juga berharap agar semua peserta dapat solid dan saling belajar dalam kelompok.

Sharing is caring