New here? Register. ×
×

Rumah Sakit Muyang Kute Bener Meriah Minim Fasilitas dan Pelayanan Kesehatan

no comments
10Nov

RUBERNEWS.COM | Politisi Partai Aceh (PA) Yuzmuha menilai pelayanan kesehatan di Kabupaten Bener Meriah belum sesuai harapan. Hal ini merujuk pada minimnya fasilitas serta pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute. Lebih parah lagi, fasilitas kesehatan di rumah sakit pemerintah itu disebut sering rusak.

“Pemerintah daerah dan DPR Kabupaten Bener Meriah supaya fokus mengurus aspek kesehatan masyarakat” tutur Yusmuha kepada rubernews.com melalui sambungan telpon, Jumat (9/11/2018).

Berdasarkan hasil survey pihaknya di rumah sakit setempat pada Kamis (8/11), kata Yusmuha, alat-alat yang dilaporkan sering mengalami kerusakan itu diantaranya, alat rontgen, USG, alat-alat bayi, inkubator, Cipep, alat labor. Selain alat kesehatan, instalasi listrik di rumah sakit Muyang Kute sering korslet menyeluruh dan instalasi air bersih di seluruh ruangan yang sering tersumbat.

Politisi Partai Aceh itu mengingatkan pemerintah dan DPRK Bener Meriah untuk terus bersinergi mencari solusi, mengatasi berbagai persoalan yang terjadi di Rumah Sakit Muyang Kute. “Saya merasa prihatin dan mengkhawatirkan kondisi pasien yang dirawat saat ini, yang datang berobat dari berbagai penjuru desa di Kabupaten Bener Meriah” kata dia.

Berdasarkan data yang ia miliki, ternyata RSUD Muyang Kute juga belum memiliki ruang rawat saraf, ruang rawat mata, ruang rawat THT dan ruang intensif PICU. Ia mengaku belum tahu pasti apakah pemerintah dan DPRK sudah mempunyai rencana strategis tentang hal tersebut. Namun, ia berharap, seluruh fasilitas ruangan tersebut harus dianggarkan pada tahun 2019 mendatang.

“Pembangunan dan pengembangan fasilitas kesehatan ini penting agar akreditasinya bisa meningkat dari tipe C menjadi tipe B,” ungkap Yuzmuha.

Yuzmuha meminta Dinas kesehatan dan direktur Rumah Sakit Muyang Kute dapat berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) beserta DPRK untuk melakukan pendataan dan bersinergi memaksimalkan program meningkatkan kualitas mutu dan pelayanan kesehatan.

Ia menilai, untuk meningkatkan mutu dan kualitas kesehatan pemerintah daerah perlu memiliki perhatian besar terhadap peningkatan dana upgrade SDM, pelatihan dokter subspesialis, spesialis tahap II,dokter umum (ACLS/ ATLS) dan pelatihan perawat.

“Salah satu upaya meningkatkan mutu dan profesionalisme tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit, maka diperlukan pendidikan dan pelatihan bagi tenaga medis, guna meningkatkan kinerja dan meningkatkan pelayanan prima dirumah sakit” tuturnya.

Untuk menentukan pendidikan dan pelatihan yang dibutuhkan oleh rumah sakit bukanlah suatu hal  yang mudah kata Yuzmuha, untuk itu perlu dilaksanakan pertemuan guna pengkajian kebutuhan pelatihan bagi tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit. Hal ini dipandang Yusmuha harus mengacu kepada permenkes nomor 1144/Menkes/Per/VIII/2010.

“Di lingkungan Badan PPSDM Kesehatan ada dua pusat yang menangani pelatihan, yaitu : Pusdiklat Tenaga Kesehatan dan Pusdiklat Aparatur. Pemda juga perlu melakukan pemantauan dan peninjauan undang-undang nomor 20 tahun 2013 tentang pendidikan kedokteran” terangnya.

Yuzmuha menilai, kesehatan sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia, menjadi salah satu perhatian bagi setiap pemerintahan di dunia. Karenanya di tingkat global, kebijakan di bidang kesehatan menjadi perhatian utama terutama oleh PBB. Sebagai pengejawantahan hal tersebut, maka isu kesehatan menjadi salah satu indikator dalam pembangunan manusia.

Pada tingkatan yang lebih teknis, penerapan kebijakan kesehatan ditunjukan dalam berbagai hal. Mulai dari penyiapan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan dan yang paling utama adalah soal anggaran. Besarnya anggaran kesehatan bagi masyarakat menjadi salah satu indikator perhatian yang diberikan oleh pemerintah di bidang kesehatan.

Politisi Partai Aceh tersebut berharap pemerintah daerah dan DPR Kabupaten Bener Meriah dapat menggenjot upaya peningkatan mutu  dan pelayanan kesehatan masyarakat di dataran tinggi Gayo.

Sharing is caring

Tinggalkan Balasan