New here? Register. ×
×

Sempat Mangkrak 5 Tahun, Progres Pembangunan Mesjid Agung Abdya Kini Capai 65 Persen

no comments
Written by Mustafaruddin | Published in DAERAH, RELIGI
06Nov

RUBERNEWS.COM | Pembangunan Masjid Agung Kabupaten Aceh Barat Daya yang berlokasi di Desa Seunaloh, Kecamatan Blangpidie, kembali dilanjutkan. Proyek pembangunan yang sempat mangkrak selama 5 tahun, kini kembali dilanjutkan dan progressnya sudah mencapai 65 persen.

Pantauan rubernews.com, Senin (5/11/2018) tampak sejumlah pekerja sedang melakukan aktivitas pengerjaan pada bagian induk masjid. Tiang-tiang pancang pun sudah tampak berdiri dan siap untuk dilakukan pengecoran.

Bupati Akmal Ibrahim mengaku yanh meninjau lokasi kepada awak media menyebut, salah satu tujuan dirinya mencalonkan diri kembali sebagai calon bupati di Pilkada lalu adalah untuk menyelesaikan pembangunan Mesjid Agung yang sempat terlantar itu.

“Semoga pembangunan mesjid itu selesai dikerjakan secepatnya. Saya sempat merasa sedih setiap kali melintas di depan mesjid yang kondisinya sudah ditumbuhi semak belukar” tutur Akmal merepresentasikan perasaanya saat mengetahui proyek tersebut mangkrak selama 5 tahun.

Oleh karenanya, mesjid kebanggaan masyarakat Abdya ini menjadi salah satu motivasinya kembali mencalonkan diri jadi bupati di Pilkada lalu hingga terpilih. Kini, Akmal melanjutkan kembali pembagunan Mesjid agung Abdya dengan anggaran tahap awal sebesar Rp 24 Miliyar.

“Sangat besar harapan saya mesjid kebanggaan masyarakat Abdya bisa segera diselesaikan tahun 2019. Ini sudah ril. Bangunan ini saya yang rancang dari nol. Ide saya, terbengkalai sudah 5 tahun” lanjutnya.

Bagunanan mesjid yang lantainya akan dipasang kramik seluas 1.800 meter ini, disebut-sebut merupakan mesjid terbesar ke dua di Aceh. Mesjid ini memiliki 9 kubah diatasnya, termasuk kubah terbesar ditengah. Sementara di sekeliling bangunan di desain taman. Di lantai paling bawah nantinya dijadikan perkantoran khusus kantor yang berkaitan dengan keagamaan.

“Kantor-kantor yang berhubungan dengan agama kita pindah ke sini. Semua yang berkaitan dengan keagamaan” ujarnya.

Sharing is caring