New here? Register. ×
×

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Ditahan KPK, 5 Fakta Terkuak

no comments
Written by Redaksi 4 | Published in HUKUM, NASIONAL
03Nov

RUBERNEWS.COM, JAKARTA | Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan langsung ditahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka suap Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2016.

Taufik keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 18.20 WIB. Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengenakan rompi tahanan oranye dengan peci hitam di kepalanya.

“Satu hal, secanggih-canggihnya rekayasa manusia. Rekayasa milik Allah lah yang paling sempurna,” kata Taufik yang akan dibawa ke mobil tahanan, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (2/11).

Taufik mengaku akan mengikuti proses hukum yang dilakukan KPK. Selepas itu, Taufik tak menjawab pertanyaan awak media, diantaranya soal aliran uang yang dirinya terima ke PAN.

“Saya akan ikuti dan hormati proses hukum di KPK,” ujarnya.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan bahwa Taufik akan ditahan di Rumah Tahanan KPK. Politikus PAN itu ditahan untuk 20 hari pertama.

Taufik hari ini memenuhi panggilan penyidik KPK, setelah sehari sebelumnya mangkir. Taufik disebut tengah turun ke daerah pemilihan (Dapil) sehingga tak hadir pada pemeriksaan kemarin.

Taufik menjadi anggota DPR dari Dapil Jawa Tengah VII yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen. Sudah tiga periode politikus PAN itu duduk sebagai wakil rakyat.

Dalam kasus ini, Taufik ditetapkan sebagai tersangka suap pengurusan DAK Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2016. Taufik diduga menerima Rp3,65 miliar dari Bupati nonaktif Kebumen Muhamad Yahya Fuad.

Berikut 5 fakta kasus yang membelit kader PAN tersebut ;

1. Berasal dari Pengembangan OTT KPK di Kebumen pada 2016

KPK menyatakan penetapan Taufik Kurniawan sebagai tersangka merupakan pengembangan penyelidikan dari OTT pada 2016. Saat itu, KPK menetapkan dua orang sebagai tersangka yakni Anggota DPRD Kabupaten Kebumen Yudy Tri Hartanto dan Pegawai Negeri Sipil di Dinas Pariwisata Kebumen Sigit Widodo menjadi tersangka suap terkait proyek di Dinas Pendidikan Kebumen.

2. Disangka Menerima Suap Rp 3,65 Miliar

KPK menduga Taufik menerima suap dari Yahya Fuad dengan total Rp 3,65 miliar. KPK meduga uang itu diserahkan secara bertahap melalui perantara dalam dua transaksi di hotel di Semarang dan Yogyakarta.

3. Total Imbalan 5 persen

Muhammad Yahya Fuad diduga menyiapkan imbalan sebanyak 5 persen dari total anggaran DAK yang didapatkan Kebumen untuk Taufik. Adapun pada APBN Perubahan 2016 Kebumen mendapatkan DAK Rp 93,37 miliar.

4. Penerimaan Ketiga yang Gagal

KPK menduga Taufik akan menerima uang lebih dari Rp 3,65 miliar. Namun, transaksi ketiga gagal karena ada OTT KPK pada 15 Oktober 2016. Dalam operasi tersebut, KPK menyita uang yang diduga dialokasikan untuk Taufik.

5. Kode Satu Ton

KPK menungkap adanya sandi dalam kasus korupsi ini, yaitu 1 ton. Kode 1 ton itu mengacu ke duit Rp 1 miliar.

Sharing is caring