New here? Register. ×
×

Arab Saudi Eksekusi Mati Seorang TKI, Pemerintah Indonesia Murka

no comments
Written by Redaksi 1 | Published in NASIONAL
31Okt

Rubernews.com | Pemerintah Indonesia murka terhadap kebijakan Kerajaan Arab Saudi yang mengeksekusi mati seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bernama Tuti Tursilawati, pasalnya eksekusi mati TKI itu tanpa ada pemberitahuan kepada Pemerintah RI maupun perwakilan di negara tersebut.

Mengutip laman Sekretariat Kabinet RI, Tuti Tursilawati dieksekusi pada Senin (29/10/2018) lalu. Dia merupakan TKI asal Cikeusik, Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, dan bekerja di Arab Saudi pada 5 September 2009 di kota Thaif, Mekkah.

Tuti divonis mati pada Juni 2011 setelah dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Arab Saudi karena melakukan tindakan yang membuat majikannya meninggal pada 11 Mei 2010. Menurut pemberitaan Migrant Care, Tuty saat itu melakukan perlawanan dari aksi percobaan perkosaan yang dilakukan majikannya, hingga majikannya tewas.

Terkait eksekusi tersebut, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memprotes keras tindak otoritas Arab Saudi yang melakukan eksekusi mati terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Tuti Tursilawati, tanpa pemberitahuan ke otoritas RI.

“Kita sudah menelepon Menteri Luar Negeri Arab Saudi  dan menyampaikan protes mengenai eksekusi itu,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (31/10/2018) siang.

Menurut Presiden Jokowi, pemerintah sudah memanggil Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi untuk menyampaikan kembali protes Pemerintah Indonesia atas tiadanya notifikasi dalam eksekusi kepada Tuti Tursilawati itu.

Selain itu, Menlu Retno Marsudi juga sudah menelepon Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel bin Ahmed Al-Jubeir dan menyampaikan protes mengenai eksekusi itu.

Bahkan, lanjut Presiden, dirinya sudah menyampaikan langsung kepada Menlu Arab Saudi mengenai perlunya perlindungan pada TKI di negara tersebut, saat menerima kunjungan kehormata Menlu Arab Saudi pada Senin (22/10) pekan lalu.

“Permintaan (perlindungan, red) itu juga sudah disampaikan setiap Menlu bertemu dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi,” tegas Presiden.

Selain itu, Presiden mengaku sudah memerintahkan Kementerian Luar Negeri untuk memberikan fasilitasi bagi keluarga Ibu Tuti Tusilawati ke sana sebanyak 3 kali.

Ditegaskan Presiden, pemerintah sudah berulang-ulang menyampaikan permintaan perlindungan TKI kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, termasuk kepada Raja Salman, Pangeran Muhammad bin Salman, dan Menteri Luar Negeri.

“Sudah berkali-kali. Jadi bukan hanya Duta Besar. Saya kira sudah terus lakukan upaya-upaya itu,” tegasnya.

Sharing is caring