New here? Register. ×
×

PERADI Banda Aceh dan Fakultas Hukum Unsyiah Gelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat

no comments
Written by Redaksi 4 | Published in DAERAH, SIARAN PERS
28Okt

RUBERNEWS.COM, Banda Aceh | DPC Persatuan Advokat Indonesia (PERADI) Banda Aceh bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan Ke-III. Pendidikan khusus bagi pengacara ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk dapat diangkat sebagai advokat.

Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan, yakni dari 27 Oktober sampai 24 November 2018, dibuka oleh Dekan Fakultas Hukum Unsyiah, Prof. DR. Ilyas di aula Fakultas Hukum, Darussalam Banda Aceh, Sabtu (27/10/2018).

Ketua Panitia Khairani, M.Hum dalam laporannya menyampaikan bahwa terlaksananya PKPA angkatan Ke-III tahun 2018 ini merupakan kerjasama berkelanjutan antara Fakultas Hukum Unsyaih dengan DPC PERADI Banda Aceh dalam mencetak para calon advokat. Sebelumnya, kedua pihak juga telah bekerjasama untuk dua edisi sebelumnya yaitu tahun 2016 dan 2017.

“Keterlibatan aktif Fakultas Hukum Unsyiah sebagai mitra DPC PERADI Banda Aceh dalam menyelenggarakan PKPA merupakan manifestasi dedikasi serta pengabdian tanpa batas Unsyiah sebagai Jantung Hati Rakyat Aceh dalam memberikan bantuan dan layanan hukum dalam mendorong terwujudnya pemenuhan keadilan untuk semua orang (justice for all)” tutur Khairani.

PKPA tahun ini diikuti 39 peserta berasal dari berbagai unsur dan instansi maupun personal diantaranya dari BUMN, Pemerintahan, Praktisi dan lainnya. Kegiatan akan dibagi ke dalam 29 sesi dengan durasi waktu setiap materi selama 2 jam. Ada 17 pengajar yang akan memberikan materi kepada peserta.

Sekretaris DPC PERADI Banda Aceh, Syahrul, MH mengatakan bahwa PKPA merupakan suatu kewajiban dan syarat yang harus dipenuhi untuk dapat diangkat sebagai Advokat sebagaimana yang diamanatkan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

Syahrul mengapresiasi pihak Fakultas Hukum unsyiah yang telah bersedia menjadi mitra strategis Peradi dalam mencetak calon advokat.

Satu hal yang membanggakan pihaknya terkait kerjasama ini, sebut Syahrul yaitu para alumni PKPA tahun 2017 seluruhnya dinyatakan lulus pada Ujian Advokat yang dilaksanakan tahun lalu. “Hal ini merupakan sejarah pertama para alumni PKPA yang dilaksanakan oleh PERADI yang seluruh pesertanya dinyatakan lulus UJIAN ADVOKAT” sebut Syahrul.

Ditambahkan, kesuksesan ini menandakan bahwa penyelenggaraan PKPA yang dilaksanakan oleh Fakultas Hukum Unsyiah berkualitas dan profesional.

“Oleh karenanya, bagi kami, DPN PERADI khususnya DPC PERADI Banda Aceh adalah pilihan tepat menjadikan Fakultas Hukum Unsyiah sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan PKPA di tahun-tahun berikutnya” harap Syahrul.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Unsyiah, Prof DR Ilyas menyebut suatu kehormatan bagi pihaknya di tahun ke-3 ini kembali dipercaya menjadi mitra DPC PERADI Banda Aceh untuk menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat.

“Kemitraan ini tentunya merupakan wadah bagi Universitas Syiah Kuala dalam mendedikasikan pengabdian terbaiknya bagi masyarakat Aceh dalam melaksanakan 2 (dua) Dharma dari 3 atau Three Dharma Perguruan Tinggi yaitu berupa ‘Pendidikan Pengabdian kepada Masyarakat’ disamping berupa Penelitian” kata Prof Ilyas.

Ia berharap, melalui PKPA tahun 2018 ini dapat mencetak para Advokat yang memiliki integritas, moralitas dan profesionalitas tinggi serta berpihak kepada  yang lemah khususnya mereka yang buta dan sedikit akses terhadap hukum dan keadilan.

“Harapan kita semua adalah para alumni calon advokat dari PKPA angkatan ke-III ini, kiranya dapat turut ambil bagian dalam membenahi sekaligus memberikan warna positif dalam penegakan hukum di Indonesia, khususnya di seluruh wilayah Aceh” demikian Prof Ilyas.

Sharing is caring