New here? Register. ×
×

Lindungi Hak Pemilih, KIP Langsa Buka Posko GMHP di Kampus

no comments
Written by Mustafa Rani | Published in DAERAH, POLITIK
26Okt

Rubernews.com | Lindungi hak pemilih, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Langsa Buka Posko Layanan Gerakan Melindungi Hak Pemilih (GMHP) pemilu 2019 di Kampus Universitas Samudra (Unsam) dan IAIN Langsa, Gampong Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama, Jumat (26/10).

Ketua KIP Kota Langsa, T. Faisal SH didampingi Divisi Teknis, Samsul Bahri dan Sekretaris KIP Langsa, M.Dahlan.S.Sos kepada wartawan mengatakan, tujuan mendirikan posko GMHP di kampus untuk menjamin pemilih yang sudah punya hak pilih agar masuk dalam daftar pemilih pada pemilu 2019 nanti.

Menurutnya, lingkungan kampus merupakan lingkungan yang strategis untuk kita sampaikan pesan-pesan pemilu serta memastikan mereka memilih dan terdaftar hak pilihnya.

“Bentuk dukungan para mahasiswa dan kampus sehingga mendapatkan pemilih yang valid dan lebih sempurna, karena kampus salah satu tempat berkumpulnya kaum intelektual,” tutur T Faisal.

Disebutkan, selain membuka posko di gampong-gampong oleh PPS dan di Kecamatan oleh PPK serta di kantor KIP, pihaknya juga menyediakan posko keliling.

“Sebelumya juga dibuka di Lapangan Merdeka, hari ini juga dibuka di Kampus Universitas Samudra Langsa, IAIN dan akan dibuka di halaman Sekretariat Pemko dan DPRK Langsa,” katanya.

Faisal juga menyebutkan, sejak dibuka posko GMHP antusias para mahasiswa dalam kegiatan yersebut sangat tinggi serta cukup menarik perhatian para mahasiswa.

“Mereka antre untuk mengecek namanya, apakah sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum. Kegiatan itu merupakan intruksi KPU RI yang bertujuan memetakan dan melindungi hak pemilih pada Pemilu 2019. Gerakan GMHP ini dicanangkan KPU untuk dilaksanakan di seluruh indonesia sejak 1 -28 Oktober 2018,” ujarnya.

Dari sekian banyak mahasiswa, lanjutnya, ada beberapa mahasiswa yang belum terdaftar di daerah domisili KTP mereka masing-masing di luar Kota Langsa-Aceh. Sehingga ada keinginan dari beberapa mahasiswa yang terdaftar di daerah domisili KTP diluar Kota Langsa- Aceh, untuk berpindah tempat memilihnya ke Kota Langsa.

Dikatakan, hal tersebut memang dapat dilakukan dan diatur dalam tata cara yaitu, bagi pemilih yang sudah terdaftar di daerahnya sesuai domisili (KTP-el/KK) dapat menggunakan hak pilih di tempat lain karena faktor kerja, pendidikan, dan lain-lain dengan menggunakan A5. Form A5 dikeluarkan oleh PPS/PPK/KPU di daerahnya dengan melapor ke PPS. Selanjutnya A5 diserahkan ke PPS tempat tinggal sekarang, A5 dikeluarkan paling telat 30 hari sebelum hari H.

Pihaknya menekankan, KIP Kota Langsa akan terus membuka posko guna memastikan warga maupun mahasiswa terdaftar dalam DPT.

“Kami berharap semua warga agar saling mengingatkan keluarga, tetangga, rekan dan yang lain untuk mengecek hak pilihnya. Kita semua berperan untuk menciptakan pemilu yang berintegritas,” imbuh Faisal.

Sharing is caring