New here? Register. ×
×

Mapolsek Dibakar Massa, Kapolda Sebut Ada Pelanggaran Kode Etik Profesi

no comments
Written by Mustafa Rani | Published in DAERAH, HUKUM
24Okt

Rubernews.com | Pasca pembakaran Mapolsek Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh oleh massa, (23/10) kemarin, Kepala Kepolisian Aceh, Irjen. Pol. Drs. H. Rio S. Djambak melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat di Kantor Bupati Setempat, Rabu (24/10).

Aksi pembakaran mapolsek oleh massa tersebut dipicu meninggalnya salah seorang tersangka narkoba berinisial AY (31) warga Kampung Tanjung Keramat, Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang.

“Secara kelembagaan, saya memohon maaf kepada masyarakat Aceh Tamiang. Terutama kepada keluarga korban, kita sadari adanya terjadi kekeliruan di sana” tutur Kapolda saat ditanya rubernews.com usai pertemuan dengan tokoh masyarakat di kantor bupati.

Kapolda Aceh Gelar Pertemuan dengan tokoh masyarakat

Dirinya menyadari dan menduga adanya kesalahan dan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota kepolisian setempat dalam menangani kasus narkotika yang mengakibatkan meninggalnya seorang tersangka saat dilakukan pengembangan.

Dikatakan, saat ini pihaknya sedang mengambil langkah-langkah proses hukum kepada anggota yang diduga telah melakukan pelanggaran kode etik profesi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kita sudah melakukan pergantian terhadap kapolseknya. Setelah digantikan dengan Kapolsek yang baru, kita berharap masyarakat dapat menyambung komunikasi dan silaturahmi kembali,” katanya.

Setelah melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat, kata Kapolda, dirinya akan berkunjung ke rumah duka sesuai perintah dari Kapolri.

“Bapak Kapolri sangat prihatin atas kejadian tersebut dan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta keluarga korban,” imbuhnya.

Sharing is caring