New here? Register. ×
×

Dua Dari 15 Nama Calon Anggota KIP Aceh Selatan Terlibat Partai Politik?

no comments
Written by Asrulliadi | Published in BERITA PILIHAN, DAERAH, POLITIK
17Okt

Rubernews.com | Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Selatan periode 2018-2023 diminta bekerja secara selektif dan profesional, termasuk menelusuri informasi dugaan dua anggota partai politik di antara 15 nama peserta lulus seleksi.

Salah satu peserta calon KIP Aceh Selatan yang tidak lolos, Saiful Rahman memprotes keras penetapan 15 nama calon anggota KIP periode 2018-2023 yang telah diumumkan oleh Pim Pansel. Pasalnya dua peserta dari 15 calon anggota KIP Aceh Selatan yang ditetapkan terindikasi terlibat partai politik.

Ke 15 nama calon anggota KIP Aceh Selatan dimaksud telah diumumkan pada Selasa (16/10/2018) kemarin, namun hasil tersebut banya menuai kritikan, karena dua diantaranya diduga pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif (caleg) pada Pemilu Legislatif 2014 lalu.

“Kami menilai tim pansel tidak objektif dan profesional. Banyak kejanggalan-kejanggalan dari hasil pleno,” kata Saiful Rahman, Rabu (17/10/2018).

“Kita mendapatkan informasi ada dua peserta merupakan caleg pada pemilu lalu. Ini masih dugaan, untuk itu kita memintak Pansel dapat menelusuri dan apabila benar Pansel wajib membatalkannya,” tegas Saiful.

Berdasarkan Qanun Nomor 6 Tahun 2016 tentang Penyelenggara Pemilu dan Pemilihan di Aceh, salah satu syarat calon anggota KIP adalah tidak pernah menjadi anggota partai politik (parpol), atau tidak lagi menjadi anggota parpol dalam waktu lima tahun terakhir.

“Selanjutnya, Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2016 pasal 9 huruf j disebut tidak pernah menjadi anggota partai politik atau partai politik lokal yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah atau paling kurang dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sebelumnya tidak lagi menjadi anggota partai politik atau partai politik lokal yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus partai politik atau partai politik lokal yang bersangkutan,” jelasnya.

Selain itu, beberapa peserta yang diduga sebagai anggota parpol itu pernah mengikuti Pileg 2014. Untuk itu, Saiful Rahman meminta Tim Pansel menelusuri rekam jejak 15 peserta lainnya yang sudah dinyatakan lulus seleksi tertulis.

Peserta yang berinisial K, sebut Saiful, dengan nomor Tes 001 diduga pernah menjadi sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu Legislatif tahun 2014 dari partai lokal. Kemudian NA dengan Nomor Tes 033 juga diduga pernah sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu Legislatif tahun 2014 dari partai nasional.

“Kita berharap Pansel mempertimbangkan semua informasi atau masukan dari masyarakat sehingga nantinya calon anggota KIP Aceh Selatan tepilih adalah orang-orang memiliki integritas, independen, dan profesional,” demikian pungkas Saiful.

Sharing is caring