New here? Register. ×
×

Diduga Cabuli 12 Orang Anak, Pria Ini Diamankan Polres Aceh Tengah

no comments
Written by Karmiadi Arinos | Published in BERITA PILIHAN, DAERAH, HUKUM
14Okt

Rubernews.com | Polres Aceh Tengah berhasil mengamankan seorang pria beinisial TAM (41), yang diduga pelaku pencabulan terhadap12 orang anak dibawah umur. Ia ditahan pada Sabtu malam (13/10/2018) sekir pukul 20.00 WIB.

Tersangka merupakan warga Pantan Musara Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Hairajadi melalui Kasatreskrim Iptu Agus Riwanto Diputra, S.Ik mengatakan, tersangka melancarkan aksinya sejak bulan Desember 2017 hingga September 2018 melalui modus mengajar ngaji.

“Korban sebanyak 12 (dua belas) orang yang rata-rata berumur 8-12 tahun dan sudah berlangsung hampir sepuluh bulan,” ungkap Agus Riwanto Diputra kepada awak media, Minggu (4/10/2018) di Takengon.

Ia membeberkan beberapa identitas korban pencabulan itu diantaranya, SM (8), SO (11), BN (8), AU (8) dan S. Dari semua nama tersebut merupakan warga Kabupaten Aceh Tengah dan masih berstatus pelajar.

Kronologis kejadian, jelas Agus, pada bulan April 2018 yang lalu, orang tua dari SM (08) menyuruh anaknya untuk pergi mengaji di tempat biasa di Pegasing, tepatnya di tempat tersangka mengajar, namun SM tak mau berangkat, dikarenakan alat vital SM sering dipegang oleh tersangka.

Setelah itu, kata Agus, orang tua dari SM menanyakan kebenaran kejadian itu kepada orang tua murid-murid yang lainya, ternyata orang tua dari murid yang satu tempat pengajian dengan SM itu juga membenarkan tentang kejadian tersebut telah menimpa anak mereka.

“Menurut keterangan tersangka, kejadian tersebut sudah dilakukan kepada 12 orang anak dengan cara berbeda-beda, tersangka melakukan cabul (memasukkan jari kedalam alat vital) sambil mengajarkan mengaji, dan memegang kemaluan anak-anak tersebut dari luar celana yang dipakai oleh korban sembari mengajarkan mengaji,” jelas Agus.

Penangkapan tersangka dilakukan oleh personil anggota Polsek Pegasing dan saat ini sudah diserahkan kepada Unit IV PPA untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Sharing is caring