New here? Register. ×
×

Polisi Sita Satu Unit Alat Berat Galian C di Aceh Tengah

no comments
Written by Karmiadi Arinos | Published in DAERAH
  • Polres Aceh Tengah melalui Satuan Reskrim menyita satu unit alat berat jenis Excavator merek Hitachi.
09Okt
= 1476

Rubernews.com | Polres Aceh Tengah melalui Satuan Reskrim menyita satu unit alat berat jenis Excavator merek Hitachi yang sedang bekerja di salah satu lokasi Galian C pertambangan di Kampung Mulie Jadi, Kecamatan Silihnara, Kabupaten Aceh Tengah.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Hairajadi melalui Kasatreskrim Iptu Agus Riwanto Diputra, S.Ik mengatakan, pengamanan alat berat dan 7 unit blok bon faktur bukti penjualan material itu dikarenakan pemilik galian pertambangan berinisial AP (60), belum memiliki dokumen izin yang sah.

“Ketika kami menanyakan tentang dokumen perizinan kegiatan penambangan tersebut, pemilik AP tidak bisa menunjukkan dokumen perizinannya sehingga AP dan barang bukti lainya kami amankan di Polres Aceh Tengah,” ungkap Agus didampingi Ipda Daulay saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Selasa (9/10/2018).

Ia mengaku, dokumen Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dimiliki oleh AP sudah mati beberapa hari yang lalu. “Izinnya sudah beberapa hari mati, namun masih beroperasi melakukan kegiatan,” papar Agus.

Tambahnya lagi, setiap usaha pertambangan harus dilengkapi dengan IUP dari pejabat yang berwenang, apabila tidak disanggupi oleh pemilik maka akan dijerat pasal pidana.

“Kami akan terus melakukan giat patroli dan menindak lanjuti keluhan masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah ini,” tutup Kasatreskrim yang terhitung baru di kabupaten penghasil Kopi Arabika itu.

Terkait pengamanan alat berat tersebut, pemilik Galian C dijerat Pasal 158 Juncto Pasal 160 Juncto Pasal 161 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 04 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara Juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana minimal 10 Tahun dan denda maksimal Rp 10 Miliar.

Sharing is caring

[avatar size="150" /]

Tinggalkan Balasan