New here? Register. ×
×

Tolak Lepas Jilbab, Atlet Jodo Asal Aceh Diusir dari Asian Para Games

no comments
Written by Redaksi 1 | Published in NASIONAL, OLAHRAGA
  • Miftahul Jannah, atlet judo asal Aceh. | Foto: Bola.com
08Okt
= 955

Rubernews.com | Harga diri melebihi sebuah medali. Setidaknya itulah yang terpatri pada atlet Judo asal Aceh Miftahul Jannah. Dia harus rela diusir dari pertandingan karena mempertahankan perintah agama dengan tetap mempertahankan jilbab yang ia kenakan saat akan mengikuti pertandingan di Asian Para Games Jakarta 2018.

Wasit mendiskualifikasi Miftahul Jannah dari pertandingan Asian Para Games 2018 karena menolak melepas jilbab saat akan menghadapi wakil Mongolia, Gantulga Oyun, pada pertandingan yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Senin (8/10/2018).

Sesuai jadwal, Miftahul Jannah akan turun di kelas 52 kg putri blind judo, namun wasit mengacu pada regulasi memintanya untuk melepaskan jilbab yang ia kenakan. Karena menolak melepas jilbab, atlet asal Aceh Barat Daya (Abdya) ini pun diusir dari pertandingan oleh wasit, dan Gantulga Oyun dari Mongolia dinyatakan menang tanpa pertandingan.

Sebenarnya penanggung jawab tim para-judo Indonesia telah membujuk Miftahul Jannah agar melepas jilbabnya saat bertanding di Asian Para Games, namun Miftahul Jannah tetap pada pendiriannya dan tidak mau melepaskan jilbab. Ia memilih mundur dari pertandingan ketimbang harus melepaskan hijabnya.

Meski sempat menangis, namun Miftahul Jannah akhirnya merasa lega atas pendiriannya untuk tetap berhijab sesuai perintah agama Islam. Menurutnya, tetap pada pendirian dengan menggunakan jilbab adalah keputusan terbaik.

“Saya bangga karena mampu melawan diri sendiri, melawan ego sendiri. Saya punya prinsip tak mau dipandang terbaik di mata dunia, tapi di mata Allah,” demikian ungkap Miftahul Jannah, usai didiskualifikasi dari pertandingan Asian Para Games.

 

Sharing is caring

[avatar size="150" /]

Tinggalkan Balasan