New here? Register. ×
×

Talut di Kampung Kaloy Roboh, Rekanan Diminta Benahi

no comments
Written by Mustafa Rani | Published in DAERAH
08Okt

Rubernews.com | Proyek Pembangunan Talud Desa Tertinggal di Kampung Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang milik Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat setempat yang saat ini sedang dalam tahapan pengerjaan Ambruk.

Amatan rubernews.com, Senin (08/10), Pembangunan Talud dengan anggaran Rp.157.862.000,- yang dikerjakan oleh CV.Gery Glory diduga Asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi teknis.

Plang Informasi Proyek Talut di Kaloy

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Aceh, Nasruddin, sangat menyayangkan kualistas sebuah bangunan yang ditangani oleh para ahli di bidang konstruksi.

“Tujuan sebuah pembangunan demi kemakmuran masyarakat, ya hendaknya membangun dengan ikhlas donk, jangan hanya mencari keuntungan besar saja. kalau sejak awal pembangunan saja sudah ambruk, bagai mana nantinya,” tanya nasruddin menjawab rubernews.com, Senin (8/10) di Kuala Simpang.

Menurutnya pembangunan yang menggunakan uang negara harus dikerjakan dengan baik, agar pembangunan tersebut bisa terus dinikmati oleh masyarakat.

“Kita minta dinas terkait, dalam hal ini Bidang Pengairan PUPR Aceh Tamiang, agar dapat sesegera menindak lanjuti dan melakukan pengawasan dengan baik,” ujarnya.

Nasruddin menduga, rekanan dan Instansi teknis diduga bermain mata terkait pembangunan talud di Ujang Tamiang tersebut. Pasalnya daerah Tamiang Hulu jauh dari pantauan.

“Kita menduga adanya persekongkolan antara rekanan dan pejabat pelaksana teknis dari dinas,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Pengairan Dinas PU-PR Aceh Tamiang, Makmur, yang dihubungi wartawan melalui telepon seluler, Senin (8/10) menyebut, robohnya pembangunan tersebut kurangnya antisipasi rekanan dalam bekerja.

“Hendaknya rekanan dapat membaca situasi alam ketika curah hujan tinggi, itukan aliran air” tuturnya.

Dirinya mengaku bahwa sudah langsung meninjau ke lokasi proyek dan meminta rekanan untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan sempurna.

“Kalau pekerjaan itu tidak selesai, itu tidak bisa dibayar,” tandasnya.

Sharing is caring