New here? Register. ×
×

Pihak Polda Jabar Tak Hadir, Sidang Praperadilan Rizieq ditunda

no comments
Written by Redaksi 3 | Published in HUKUM, NASIONAL
08Okt

Rubernews.com | Sidang praperadilan kasus penodaan Pancasila oleh pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab ditunda. Pasalnya, pihak termohon, yaitu dari Polda Jabar tidak selama persidangan.

Sidang tersebut digelar di ruang 1 PN Bandung, Jalan LL RE Martadinata, Kota Bandung, Senin (8/10). Penundaan lanjutan sidang menyampaikan hakim tunggal Muhammad Razad.

Sementara itu pihak pemohon dari Tim Pembela Pancasila, Teddi Ardiansyah mengatakan bahwa permohonan praperadilan tersebut sudah dikeluarkannya Surat Penghentian Penyidikan (SP3).

Menurutnya, kasus penistaan ​​Pancasila harus disampaikan ke persidangan. Alasan Polda Jabar yang menyebut kasus itu tidak cukup bukti tidak relevan.

“Padahal, dari sudut pandang yang kami hadirkan selama pemeriksaan termasuk ahli, sudah mencapai dua kali bukti,” ujar Teddi.

Teddi mengatakan pada Pasal 184 KUHP, dua alat kunci harus dikantongi untuk mengatur tersangka. Alat bukti bisa berupa keterangan saksi, ahli, surat, dan petunjuk keterangan.

“Saatnya tidak cukup bukti jadi kami,” katanya.

Sebelumnya Polda Jawa Barat membatalkan penyidikan kasus dugaan penodaan Pancasila dengan tersangka Habib Rizieq Syihab. Kasus tersebut tidak cukup bukti.

“Iya (ada) tidak cukup bukti,” ujar Direktur Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana melalui pesan singkat, Jumat (4/5).

Surat SP3 sendiri sudah mengeluarkan penyidik ​​Polda Jabar Terkait kasus tersebut. Sebenarnya SP3 sudah keluar sejak akhir Februari 2018.

Sementara itu, di luar ruang sudang, informasi anggota FPI melakukan unjuk rasa.

Mereka tidak akan tinggal diam jika Rizieq Shihabijat. “Kami tidak akan tinggal diam selama imam besar, guru kami tetap. Kami tetap berjuang sampai titik darah penghabisan,” ucap salah satu perwakilan massa menggunakan pengeras suara.

Sharing is caring