New here? Register. ×
×

Maimun Sebut Calo PNS Orang Dekat Gubernur Berinisal MS

no comments
Written by Redaksi 1 | Published in DAERAH
08Okt

Rubernews.com | Kasus calo Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Aceh yang belakangan marak diperbincangkan, sepertinya akan berbuntut panjang. Maimun, yang selama ini dituding sebagai calo PNS mulai berbicara blak-blakan.

Dia menyebut ada keterlibatan langsung oknum di lingkungan Pemerintah Aceh yang mengeluarkan SK pengangkatan PNS terhadap sejumlah orang–yang belakangan diketahui SK tersebut adalah SK bodong karena yang bersangkutan tidak kunjung dipanggil dan ditempatkan di instansi yang telah dijanjikan.

Dalam kasus ini, berdasarkan informasi yang beredar, setidaknya sudah 19 orang yang menjadi korban. Mereka dirugikan seratusan juta setelah diiming-iming untuk jadi PNS, namun setelah menyetor uang sekian besar mereka tak kunjung diangkat jadi PNS.

Kasus ini berawal saat Anita Selfitri (26), perempuan asal Pidie Jaya membuat laporan ke YARA atas tuduhan penipuan yang dilakukan Maimun untuk menjadi PNS. Dalam kasus ini, Anita juga mengaku dirugikan sebesar Rp 130 juta yang disetor melalui Maimun. Menurut pengakuan Anita, yang tidak lain adalah sepupu Maimun, uang tersebut diminta sebagai biaya pengurusan atau uang pelicing pengangkatan PNS.

Ketua YARA, Safaruddin, saat menerima laporan Anita menyebut, bahwa SK yang diberikan oleh Maimun kepada Anita merupakan SK palsu, begitu juga dengan tandatangan Zaini Abdullah yang saat itu menjabat Gubernur Aceh ikut dipalsukan. Setelah Ketua YARA mengeluarkan pernyataan tersebut kepada awak media, dalam seketika, kasus ini menjadi perbincangan publik.

Tak mau dituding sebagai calo PNS, Maimun pun angkat bicara. Dia membantah keras tudingan calo PNS yang dialamatkan padanya. Dalam hal ini dia mengaku juga bagian dari korban. Maimun menyebut, aktor sesungguhnya (calo PNS) adalah orang yang berada di lingkungan Pemerintah Aceh berinisial MS. MS menurut pengakuan Maimun, memiliki kedekatan dengan elit pejabat di Aceh.

“Saya yang memalsukan tandatangan gubernur dan saya yang mengeluarkan SK, itu tidak benar. Saya dan keluarga saya korban dalam hal ini,” tegas Maimun didampingi para kuasa hukumnya, saat menggelar konferensi pers di Paradigma Cafe, Banda Aceh, Senin (8/10/2018).

Baca Juga: Maimun Bantah Tudingan Calo PNS dan Pemalsuan Tandatangan Gubernur

Maimun menyebut sebenarnya dalam kasus ini masih banyak keterlibatan oknum-oknum lain, namun dia tidak menyebutkan secara rinci. Maimun juga mengaku menyimpan SK PNS diberikan sebagai alat bukti dalam mengungkap kasus ini serta keterlibatan pihak lainnya.

Dalam jumpa pers dengan awak media ini, Maimun mengaku orang yang mengeluarkan SK PNS selama ini adalah oknum yang berada di lingkungan Kantor Gubernur Aceh, berisinal MS. “MS punya seorang asisten, dia lah selama ini yang menyerahkan SK, termasuk mengatur pertemuan dan pengukuran baju di sebuah hotel di Banda Aceh,” ungkap Maimun, yang enggan menjelaskan secara rinci sosok yang dimaksu karena alasan privasi.

Sementara tim kuasa hukum Maimun, Yulfan, SH mengatakan, tuduhan terhadap klien-nya yang dilakukan YARA sebagai pihak yang mengeluarkan SK dan pemalsuan tandatangan Zaini Abdullah sangat prematur, tidak lengkap, fitnah dan hoaks. “Kenapa? Tentu dalam proses pertukaran, dalam proses pendampingan ini belum masuk ranah hukum. Pertanyaannya bagaiman YARA bisa menkonform dan berkesimpulan di depan publik, padahal ini belum masuk ranah penelitian dan penyelidikan,” ungkapnya.

Terkait hal ini, Yulfan akan berupaya menyelesaikan masalah tersebut secara hukum, termasuk upaya mengungkapkan dalang sebenarnya dibalik kasus yang menjerat nama Maimun. “Kita akan melaporkan hal ini ke polisi, biar polisi yang mengungkap kasus ini secara tuntas,” pungkasnya.

Sharing is caring