New here? Register. ×
×

Pemkab Bireuen Larang Pria dan Wanita Non-Muhrim Ngumpul Satu Meja

no comments
Written by Redaksi 1 | Published in BERITA PILIHAN, DAERAH
  • Ilustrasi. (Foto: edesainminimalis.com)
04Sep
= 3046

Rubernews.com | Pemerintah Kabupaten Bireuen mengeluarkan peraturan atau standarisasi warung kopi, cafe dan restoran seseuai syariat Islam. Dalam aturan tersebut, terdapat dua poin yang mengatur tentang pria dan wanita saat berada di tempat yang dimaksud.

Peraturan tentang standarisasi warung kopi, cafe dan restoran yang dikeluarkan tersebut ditandatangani langsung Bupati Bireuen Saifannur, tertanggal 30 Agustus 2018.

Dalam himbauan itu, terdapat 14 poin yang mengatur tentang standarisasi warung sesuai dengan syariat Islam, namun dua poin diantaranya menjadi perbincangan publik karena dianggap tidak relevan dengan konsep bermasyarakat.

Seperti yang terdapat pada poin 5, dimana pemilik warung diimbau agar tidak melayani perempuan diatas pukul 21.00 WIB kecuali bersama mahramnya. “Dilarang melayani pelanggan wanita di atas pukul 21.00 WIB kecuali bersama mahramnya” demikian isi lengkap poin 5 yang dimaksud.

Kemudian poin lainnya yang menjadi polimik adalah melarang laki-laki dan perempuan yang non-muhrim berada satu meja. “Haram hukumnya laki-laki dan perempuan makan dan minum satu meja kecuali dengan mahramnya” bunyi poin 13.

Berikut isi lengkap tentang standarisasi warung kopi, cafe dan restoran sesuai dengan syariat Islam yang dikeluarkan oleh Pemkab Bireuen:

Pemkab Bireuen larang laki-laki non muhrim ngumpul satu meja.

Sharing is caring

[avatar size="150" /]