New here? Register. ×
×

Mesum di Masjid Raya Baiturrahman, Pasangan ini Digiring ke Kantor WH

no comments
Written by Bayu Trisetiaji | Published in BERITA PILIHAN, DAERAH
  • BlurImage_28-8-2018-8-10-56
28Agu
= 2540

Rubernews.com | Pihak keamanan Masjid Raya Baiturrahman pada Senin (27/8/2018) malam sekira pukul 19.30 WIB menciduk pasangan non muhrim yang melakukan mesum di basement masjid kebanggaan masyarakat Aceh tersebut.

Perbuatan asusila yang dilakukan pasangan itu awalnya diketahui oleh warga yang melihat kegiatan pelaku di basement sedang melakukan mesum dimana kaki wanitanya dimasukkan kedalam celana pasangan laki-laki. Selain itu, pasangan tersebut juga melakukan ciuman di belakang tiang yang tidak terlihat oleh CCTV.

Pasangan pelaku non muhrim tersebut diketahui laki-lakinya berinisial MDY (38), warga Gampong Peuniti Kecamatan Baiturrahman dan perempuannya berinisial SRY (42) warga Gampong Geuceu Ineum Kecamatan Banda Raya. Keduanya merupakan Kota Banda Aceh.

Setelah melihat pasangan mesum tersebut, lalu warga melaporkannya ke Satpam Mesjid Raya Baiturrahman dan selanjutnya dilakukan koordinasi dengan Satpol PP Kota Banda Aceh yang sedang bertugas di Pos Mesjid Raya untuk diamankan.

Setelah diamankan kedua pelaku kemudian dibawa ke Pos Penjagaan II belakang Mesjid Raya dan kembali dibawa ke Pos Penjagaan I belakang Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.
Setelah dilakukan pendataan, kemudian dilaporkan ke Polsek Baiturrahman untuk mengantisipasi amukan warga.

Sekira pada pukul 21.15 WIB, kedua pelaku khalwat dibawa ke Kantor Dinas Syariat Islam dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh untuk interogasi lebih lanjut

Para petugas dan masyarakat sudah lama melakukan pengintaian terhadap gerak gerik kedua pelaku dan pada hari Senin aalam akan dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku sekira pukul 22.00 WIB, namun kedua pelaku diamankan pada pukul 19.30 WIB.

Hasil pemeriksaan sementara, keduanya bukan pasangan yang sah alias bukan suami istri, keduanya sudah menjalin hubungan sejak tahun 2017 lalu pasca isteri sang pria meninggal dunia.

Jika keduanya terbukti melanggar Qanun No.14 tahun 2003 tentang khalwat, keduanya akan dicambuk dihadapan umum sesuai jumlah cambukan yang diputuskan oleh mahkamah syariah dalam persidangan nanti.

Sharing is caring

[avatar size="150" /]