New here? Register. ×
×

Dinkes Aceh Bantah Bocah Pidie Lumpuh Pasca Suntikan Vaksin MR

no comments
Written by Muzakir | Published in DAERAH, KESEHATAN
14Agu

Rubernews.com | Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh, dr. Hanif membantah bila T Muhammad Helmi Sultansyah (7), bocah asal Pidie yang harus dirujuk ke Rumah Sakit usai disuntik vaksin Measles Rubella (MR) di sekolahnya SDN 1 Pasi Rawa, Kota Sigli, pada Senin (6/8/2018) lalu mengalami lumpuh.

Hal tersebut disampaikan dr. Hanif saat menggelar konferensi pers di Kantor Dinas kesehatan Aceh, Selasa (14/8/2018). Dalam konferensi pers tersebut, Dinkes Aceh turut menghadirkan sejumlah dokter spesialis dari berbagai latar organisasi kesehatan, termasuk menghadirkan dokter spesialis anak yang menangani perawatan Helmi selama di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

Selain membantah kelumpuhan Helmi, dr. Hanif juga menyanggah bila penyakit yang diderita Helmi saat ini akibat suntikan vaksin MR. Hal ini disampaikannya berdasarkan hasil investigasi Dinas Kesehatan Aceh dengan melibatkan sejumlah dokter spesial.

Hasil investigasi menyimpulkan bahwa Helmi menderita penyakit tersebut bukan disebabkan oleh suntikan vaksi MR, namun penyakitnya datang secara kebetulan bersamaan dengan dilakukan imunisasi suntikan vaksin mengingat dia punya riwayat penyakit tersendiri.

“Ini hanya koinsiden atau penyakit yang muncul secara kebetulan bersamaan dengan dilakukan suntik vaksin, dan bukan karena vaktor imunisasi suntikan vaksin MR,” sebutnya seraya mengungkap bahwa Helmi sebelum disuntik vaksin juga mengendap riwayat penyaki.

Baca: Bocah Pidie yang Tidak Bisa Bergerak Hanya Koinsiden, Bukan Sebab Vaksin MR

Sementara Komite Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komda KIPI) Provinsi Aceh, juga membatah keras bila ada yang menyebut bahwa Helmi Sultansyah mengalami lumpuh pasca suntikan vaksi MR, karena berdasarkan pemeriksaan tim medis kakinya dapat digerakkan.

“Helmi hanya mengalami kelemahan fisik dan nyeri otot sehingga susah menggerakkan kakinya, dan bukan lumpuh,” tegas Ketua Komda KIPI Aceh dr. T.M. Thaib, M.Kes, Sp.A (K).

“Perlu diketahui bahwa anak itu bukan lumpuh, dia hanya mengalami nyeri otot sehingga susah menggerakkan kakinya. Bahkan saat dirawat di Rumah Sakit Daerah Sigli, kakinya sudah bisa digerakkan, dan saat ini kondisinya sudah semakin membaik lagi setelah dirujuk ke Rumah Sakit Zainal Abidin,” demikian ungkap dr. Thaib, seraya menampakkan video terkait kondisi Helmi saat masih berada di RSUD Sigli dan RSUZA Banda Aceh.

Sharing is caring