New here? Register. ×
×

Geliat Ekonomi Melalui Buah Pinang Muda di Kampung Buket Panjang

no comments
Written by Redaksi 3 | Published in DAERAH, EKONOMI
07Agu

Rubernews.com | Bagi masyarakat yang memiliki tanaman pohon pinang, saat ini bisa dengan mudah menjual buahnya, terutama masyarakat kawasa Kampung Buket Panjang, Kecamatan Mayak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Pasalnya, di daerah tersebut saat ini sudah berdiri pabrik pengolahan pengeringan dan pembelian pinang muda.

IMG-20180806-WA0076

PT Usaha Madani nama tempat itu, perusahaan tersebut membeli pinang muda dengan harga sesuai kualitasnya. Selain itu, perusahaan tersebut juga memproduksi pinang muda kering yang siap diekspor ke Vietnam dan Cina untuk dijadikan bahan siap saji permen herbal.

Pengelola PT Usaha Mandani, Tgk Tarmidi kepada rubernews.com, Senin (6/8) menyebut, pihaknya memproduksi tidak kurang dari 6 hingga 20 ton perhari.

“Tergantung bahan baku, jika bahan baku cukup, kita bisa memproduksi hingga 20 ton per hari, kapasitas pabrik yang kita miliki idealnya segitu,” ujar Tgk Tarmidi.

Dikatakannya, ketersediaan bahan baku saat ini dipasok dari Kota Cane, Aceh. Sementara, dikawasan terdekat masyarakat masih engan menjual pinang muda, karena menurut masyarakat, pinang hanya sudah tua baru dipanen.

Selain itu, kata Tarmidi, padahal buah pinang muda sangat menjanjikan pasarnya, pohan pinang juga sangat mudah didapat di daerah itu.

Ia berharap, agar masyarakat dapat menanam pinang dan membudidayakannya. Dengan demikian, geliat ekonomi masyarakat terwujud melalui panen pinang.

“Banyak buah banyak rezeki, kami juga sudah memperkerjakan 140 orang yang rata rata warga lingkungan sekitar. Lumayan, mereka bisa berpenghasilan 100 ribu/hari,” Ujarnya.

Sementara, Mida (29), salah seorang pekerja harian kepada rubernews.com mengatakan, mereka sangat senang bekerja di pabrik pengolahan pinang tersebut.

“Alhamdulillah, senang kali om, kami semua ngak jadi penganguran. Lihat ibu-ibu itu, mereka sangat bersemangat bekerja. Setidaknya kami setiap hari bisa punya penghasilaan,” tuturnya dihadapan pekerja lain yang mayoritas perempuan. **

Sharing is caring