New here? Register. ×
×

Pelajari Peran Parlok, Konsulat Amerika Sambangi Fraksi Partai Aceh di DPRA

no comments
Written by Redaksi 1 | Published in BERITA PILIHAN, DAERAH
06Agu

Rubernews.com | Ketua Fraksi Partai Aceh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Iskandar Usman Al-Farlaky menerima kunjungan Konsulat Amerika Serikat untuk Sumatera Juha P Salin, di ruangan kerjanya, kantor DPRA, Senin (6/8/2018).

Juha P Salin datang ke ruangan Fraksi Partai Aceh DPRA ditemani oleh Asistennya Hasyim Widhiarto, yang juga bertindak sebagai penerjemahnya.

Kepada awak media, Juha P Salin mengatakan, kunjungannya ke Fraksi Partai Aceh yang diterima Iskandar Usman Al-Farlaky, bertujuan untuk mempelajari bagaimana peran dan fungsi Legislatif di Aceh terutama yang berasal dari Partai Lokal (Parlok).

“Banyak hal unik dan menarik di Aceh terutama dalam perpolitikan dengan hadirnya beberapa Partai Lokal. Masyarakat juga sangat antusias dalam pelaksanaan demokrasi, mereka berjalan beriringan dengan penuh kedamaian diantara Partai Nasional dan Partai Lokal,” ujarnya.

Menurut Juha, saat ini demokrasi di Aceh pasca perdamaian sudah berjalan dengan baik, bahkan dia mengaku kagum melihat eksistensi Partai Aceh selaku Partai Lokal (penguasa) di Aceh dalam menjaga dan merawat perdamaian dengan penuh demokrasi.

Sebagai Konsulat Amerika yang berkedudukan di Medan, Sumatera Utara, dia mengaku bukan baru kali ini mempelajari dinamika perpolitikan Aceh di tengah hadirnya Partai Lokal. Setidaknya, Pemilu 2019 mendatang adalah tahun ketiga dia berada di Indonesia. Saat Pilkada 2017 lalu, dia turut mengamati jalannya proses demokrasi di Aceh.

“Saya sudah dua tahun lebih bertugas di Indonesia. Pada 2017 lalu saya turut mengamati jalannya Pilkada di Aceh. Meski hadirnya beberapa Partai Lokal seperti Partai Aceh, PNA dan PDA, namun proses demokrasinya sudah berjalan dengan baik dan damai,” ungkapnya.

Saat ditanya apakah kunjungannya ke Aceh hanya untuk bertemu dengan Fraksi Partai Aceh, dia menyebut menjumpai Ketua Fraksi Partai Aceh adalah salah satu tujuan utamanya. Namun demikian dia juga melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh Aceh lainnya baik politisi, birokrat (eksekutif) dan akademisi.

Sebagai Konsulat yang mewakil Pemerintah Amerika di Indonesia, dalam kunjungannya ke Aceh, Juha juga akan memaparkan sejumlah program Amerika Serikat di Aceh baik dengan Legislatif maupun dengan Eksekutif. Bahkan besok pihaknya akan melakukan launching  salah satu program di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah).

Sementara Ketua Fraksi Partai Aceh Iskandar Usman Al-Farlaky menjelaskan bahwa kunjungan Konsulat Amerika untuk Sumatera itu, selain melihat situasi perpolitikan dan proses demokrasi di Aceh, pihaknya juga mengamati potensi investasi di Aceh.

Kata Iskandar, ada beberapa aspek yang dibicarakan dan dilirik Juha P Salin dalam hal investasi di Aceh, seperti pertanian dan perikanan. Juha mengaku bahwa potensi investasi di Aceh akan disampaikannya kepada Pemerintah Amerika.

“Kunjungan Konsulat Amerika disamping untuk mempelajari dinamika perpolitikan dan demokrasi di Aceh ditengah hadirnya Partai Lokal, juga mengamati potensi investasi. Ada beberapa aspek yang menurut mereka sangat menarik untuk berinvestasi di Aceh, seperti di bidang pertanian dan perikanan,” ujar Iskandar Al-Farlaky.

Sebagai Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA, Iskandar mengaku mendukung penuh andai Pemerintah Amerika ingin melakukan investasi di Aceh, karena dengan hadirnya investor maka akan membuka lapangan pekerjaan di Aceh sehingga dengan sendirinya akan mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Aceh.

“Kita mendukung penuh bila Pemerintah Amerika Serikan ingin melakukan investasi di Aceh. Bahkan saya mendorong agar Amerika berinvestasi di bidang perikanan supaya Pelabuhan Perikanan di Aceh seperti Pelabuhan Lampulo Banda Aceh dan pelabuhan di Idi Aceh Timur bisa berkembang. Bila ini terjadi maka pelabuhannya akan hidup dan pengusaha di Aceh tidak lagi harus melewati Medan. Dan ini tentu akan sangat menguntungkan bagi Aceh,” pungka Iskandar Al-Farlaky.

Sharing is caring