New here? Register. ×
×

Pemerintah Dan DPR Tetapkan Biaya Haji 2018 Rp 35,23 Ini Faktornya

no comments
Written by Redaksi 4 | Published in NASIONAL
  • Pemerintah Dan DPR Tetapkan Biaya Haji 2018 Rp 35,23 Ini Faktornya
13Mar
= 7

RUBERNEWS.COM | Pemerintah dan DPR telah menetapkan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun ini sebesar Rp 35,23 juta per orang. Kompensasi atas kenaikan sekitar Rp 345 ribu, jika dibandingkan dengan BPIH 2017 itu pemerintah menjamin peningkatan kualitas pelayanan dan perlindungan jemaah haji.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi upaya efisiensi yang dilakukan DPR dan Panja Kemenag dalam komponen BPIH. Misalnya, sewa hotel di Mekah yang tadinya dialokasikan 4.500 riyal bisa berkurang jadi 4.450 riyal. “Sewa hotel yang tadinya 1.239 per jemaah juga bisa ditekan hingga 1.200 riyal,” kata Lukman.

BPIH yang disepakati tersebut lebih rendah dari pada usulan Kementerian Agama diawal pembahasan bersama Komisi VIII DPR, yakni sebesar Rp 35,79 juta. Panitia Kerja (Panja) Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR telah melakukan rapat perdana terkait dengan penaikan BPIH tahun ini sejak Januari 2018.

Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher Parasong mengatakan, penaikan BPIH 2018 disebabkan tiga variabel yang tidak bisa dielakkan. Pertama, kebijakan dari pemerintah Arab Saudi yang memberlakukan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 5% pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Adalagi pajak baladiyah (pajak pemerintah daerah) sebesar 5%.

Faktor kedua, kenaikan harga avtur yang membawa implikasi cukup signifikan terhadap biaya transportasi. Harga BBM di Arab Saudi diperkirakan naik hingga 180%. Ketiga, perbedaan nilai tukar kurs dolar Amerika Serikat tahun lalu dengan saat ini.

“Kenaikan-kenaikan itu berimbas pada naiknya biaya penerbangan, pemondokan, katering, transportasi darat, dan biaya operasional,” kata Ali.

Hal yang menggembirakan bagi jemaah haji, pemerintah menjamin kualitas pelayanan, pembinaan, dan perlindungan bagi mereka. Untuk konsumsi, misalnya, setiap orang mendapat jatah 40 kali makan di Mekah (tahun lalu cuma 25 kali) dan 18 kali di Madinah. Pemerintah juga akan merekrut tenaga profesional untuk mengawasi gizi makanan jemaah.

Sharing is caring

[avatar size="150" /]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *