New here? Register. ×
×

Sekjen Gerindra Akan Bertemu AHY Jajaki Koalisi di 2019

no comments
Written by Redaksi 4 | Published in NASIONAL, POLITIK
  • RUBERNEWS.COM | Sekjen Gerindra Akan Bertemu AHY Jajaki Koalisi di 2019
12Mar
= 8

RUBERNEWS.COM | Partai Gerindra tengah membangun komunikasi politik dengan Partai Demokrat. Komunikasi tersebut terkait penjajakan koalisi menghadapi kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Hal itu disampaikan langsung oleh Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Muzani mengatakan, dirinya akan menemui Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjajaki koalisi pada pilpres mendatang.

“Saya akan minta waktu bertemu dengan Mas AHY. Mas AHY kan sudah ketemu Pak Prabowo (pada 2017 lalu),” kata Muzani di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/3).

Muzani mengaku, sudah berkomunikasi dengan Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan untuk mengatur pertemuan tersebut. Menurutnya, Demokrat menyambut baik inisiatif Gerindra untuk menemui AHY.

“Saya kira (respons Partai Demokrat) baik, dan saya dengan Pak Hinca juga baik,” jelas anggota Komisi I DPR itu.

Selain dengan Partai Demokrat, Gerindra juga intensif berkomunikasi dengan PKS, PAN, dan PKB. Namun, Muzani belum dapat memastikan partai mana yang akan masuk koalisi poros pendukung Prabowo dari partai-partai yang dimaksud.

“Saya sudah lakukan komunikasi dengan PKB, PAN, PKS, kami sedang menjalin komunikasi dengan Demokrat, bahkan dengan partai-partai koalisi di seberang sana” tutur Muzani.

“Tapi, yang kami pahami kan politik itu cair sekali sehingga dukungan kepada seseorang, kepada Jokowi misalnya, buat kami selama belum didaftarkan di KPU semua masih mungkin (berubah),” tutupnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon memastikan partainya akan mengusung pasangan capres cawapres bersama dengan PKS. Saat ini, Gerindra memiliki 73 kursi, sedangkan PKS memiliki 40 kursi. Artinya, koalisi Gerindra dan PKS sudah memenuhi syarat 20 persen presidential threshold untuk mengusung calonnya sendiri pada Pilpres 2019.

Sumber : Kumparan.com

Sharing is caring

[avatar size="150" /]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *