New here? Register. ×
×

Parah! Calon PPS di Aceh Selatan Tes Wawancara Diuji Oleh Security

no comments
Written by Redaksi 4 | Published in BERITA PILIHAN, DAERAH
11Mar
SENEBE ARABICA COFFEE The Best Coffee Aceh

SENEBE ARABICA COFFEE
The Best Coffee Aceh


RUBERNEWS.COM | Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Aceh Selatan memanggil Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat terkait rekrutmen Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang tidak sesuai dengan aturan perundang undangan.

Ketua Bawaslu Aceh Selatan, Baiman Fadli SH mengatakan pemanggilan Komisioner KIP tersebut untuk meminta klarifikasi terkait banyaknya temuan pelanggaran yang terjadi pada saat perekrutan anggota PPS Pileg dan Pilpres 2019.

Surat pemanggilan Bawaslu tersebut langsung ditanggapi Komisioner KIP Aceh Selatan dengan mendatangi Kantor Bawaslu yang beralamat di Gampong Jambo Apha, Kecamatan Tapaktuan, Sabtu (10/3/2018).

Amatan RUBERNEWS.COM dilokasi, rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Aceh Selatan Baiman Fadli SH, didampingi anggota Komisioner Bawaslu lainnya, yakni Zarli Yanto dan Azhari SPdi.

Sementara dari pihak KIP tampak hadir Ketua KIP Aceh Selatan Khairunis Absyir, ST yang didampingi oleh Devisi Keuangan dan Logistik Saiful, SE serta Devisi Teknis Penyelenggara Edy Syahputra, ST.

Dalam kesempatan ini, Ketua Bawaslu Aceh Selatan Baiman Fadli SH memaparkan beberapa temuan pelanggaran saat perekrutan anggota PPS, salah satunya adalah saat tes wawancara calon anggota PPS pada hari kedua, dimana terlihat seseorang sedang mewawancarai peserta dengan penampilan yang tidak sopan dengan menggunakan topi terbalik dan sendal jepit.

Orang yang sedang mewawancara calon anggota PPS tersebut diketahui adalah security di kantor KIP setempat berinisial H.

Saat diminta klarifikasi Bawaslu, Ketua KIP Aceh Selatan Khairunis Absyir ST mengaku tidak mengetahui perihal kejadian itu. Ia mengatakan keterlibatan security sebagaimana dimaksud kemungkinan hanya pergantian sementara. “Mungkin hal itu pergantian sementara, saya sendiri tidak tau atas kejadian itu, tapi kami akan menyelidiki kebenaran tersebut,” katanya.

Penemuan Bawaslu terkait kejanggalan dalam perekrutan calon PPS di Aceh Selatan tidak hanya satu kasus sebagaimana yang dimaksud, namun ada beberapa kasus lainnya seperti di Kecamatan Sama Dua, Meukek dan Durian Jalo.

“Khusus untuk Durian Jalo ada calon PPS yang tidak mengikuti ujian tetapi dinyatakan lulus ujian tulis. Sementara di Kecamatan Sama Dua ada perserta yang tidak lulus administrasi namun dinyatakan lulus saat pengumuman,” demikian ungkap Ketua Bawaslu Aceh Selatan, Baiman Fadli.

Sharing is caring