New here? Register. ×
×

Gagal Hentikan Kekerasan Muslim Rohingya, Penghargaan Nobel Suu Kyi Dicabut

no comments
Written by Redaksi 4 | Published in HUKUM, INTERNASIONAL
08Mar

RUBERNEWS.COM | Aung San Suu Kyi saat ini harus kehilangan gelar bergengsi akibat kekerasan yang terjadi pada Muslim Rohingya di Rakhine, Myanmar.

US Holocaust Memorial Museum, Rabu (08/03/2018) mengumumkan, telah mencabut Wiesel Award yang mereka berikan kepada Suu Kyi 2012 lalu.

Dalam surat kepada pemimpin de facto Myanmar itu, direktur Museum Sara Bloomfield menegaskan pihaknya “tidak mengambil keputusan ini dengan mudah, tapi terpaksa bertindak menghadapi pengusiran dan pembunuhan massal yang diatribusikan pada pasukan keamanan negara tersebut.

Meski pengaruh politiknya di Myanmar terbatasi kesepakatan pembagian kekuasaan dengan militer, Suu Kyi menjadi pihak yang paling banyak dikritik karena tidak bisa bertindak lebih tegas dan mendukung para Rohingya.

“Kami sempat berharap Anda, sebagai seseorang yang dihargai oleh kami dan banyak pihak lain karena berkomitmen pada martabat dan hak asasi manusia universal akan melakukan sesuatu untuk mengecam dan menghentikan operasi brutal militer dan menyuarakan solidaritas pada populasi Rohingya,” kata Boomfield dalam surat yang diunggah ke situs museum.

Sharing is caring