New here? Register. ×
×

Jokowi Dengan PSI Akan Dilaporkan ACTA Ke Ombudsman

no comments
Written by Redaksi 4 | Published in DAERAH, NASIONAL, POLITIK
05Mar

RUBERNEWS.COM | Pihak Istana Negara mempersilakan bagi pihak yang ingin melaporkan pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke Ombudsman.

“Siapapun boleh melaporkan, silakan saja itu hak mereka,” ungkap Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi di kantor Kepresidenan, Senin 05/03/2018.

Di tempat terpisah Habiburokhman menilai, Istana adalah tempat kerja resmi presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Sehingga agenda politik yang hanya mementingkan salah satu kelompok seperti pemenangan Pilpres tidak sepatutnya dilakukan di sana.

“Istana milik seluruh rakyat, bukan milik sekelompok orang pendukung partisan presiden saja,” kata dia.

Kader Gerindra itu berharap Ombudsman RI sebagai lembaga negara yang mandiri bis menerima, memverifikasi, dan menindaklanjuti laporan yang akan dia sampaikan pekan ini.

“Yang kami laporkan adalah ke Ombudsman adalah peristiwanya, bukan personalnya. Kami akan menyerahkan setidaknya dua bukti pemberitaan media online terpercaya. Dalam dua berita tersebut ada pernyataan bahwa memang ada pembahasan pemenangan pilpres di Istana,” ujar dia tanpa merujuk pemberitaan yang dimaksud.

Habiburokhman menilai pertemuan tersebut diduga membahas pemenangan Pilpres 2019 di Istana. Menurutnya, pertemuan PSI dengan Jokowi itu melanggar pasal 1 angka 3 UU Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI, yang menjabarkan bahwa maladministrasi secara garis besar adalah perilaku melawan hukum, melampaui wewenang, menggunakan wewenang untuk tujuan lain, yang dilakukan oleh Penyelenggara Negara yang menimbulkan kerugian materiil dan/atau immateriil bagi masyarakat.

Secara terpisah, Ketua Umum PSI Grace Natalie tak mempersoalkan niat Habiburokhman melaporkan pertemuan PSI dengan Jokowi di Istana.

Grace mengatakan pertemuan di Istana dengan Jokowi hanya membahas soal pendidikan politik melalui partai. Jokowi, kata Grace, memenuhi permintaan itu karena peduli dengan pendidikan politik kaum muda.

Sharing is caring