New here? Register. ×
×

Tekuk Semen Padang 2-0, Aceh United Juara Cawan Aceh

no comments
Written by Redaksi 4 | Published in OLAHRAGA
  • rps20180303_011252
03Mar
= 9
SENEBE ARABICA COFFEE The Best Coffee Aceh

SENEBE ARABICA COFFEE
The Best Coffee Aceh


RUBERNEWS.COM | Aceh United berhasil keluar sebagai juara Turnamen Pra-Musim Cawan Aceh usai menundukkan Semen Padang 2-0 dalam partai terakhir yang berlansung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Jumat (02/03/2018) malam.

Kedua gol Aceh United dalam laga final ini masing-masing di cetak oleh Hendra Sandi Gunawan pada menit ke-22, serta pemain pengganti Syakir Sulaiman pada menit ke-80. Syakir masuk pada menit 51 menggantikan Revaldi Andiaz.

Sebelumnya, pada partai pembaka, anak asuh Simon Pablo Elissetce ini juga sukses menghempaskan perlawanan PSPS Riau dengan skor 2-1.

Jalannya Pertandingan

Usai wasit meniupkan peluit tanda dimulainya pertandingan pada pukul pukul 20.30 WIB, kedua tim langsung menunjukan tontonan menarik. Baik Aceh United maupun Semen Padang sama-sama melakukan jual beli serangan.

Semen Padang yang terlihat unggul dalam penguasaan bola, beberapa kali sempat merepotkan barisan pertahanan Aceh United, namun serangan yang dibangun klub asal Sumatera Barat ini berhasil digagalkan oleh kiper Aceh United yang tampil luar biasa.

Pada babak pertama ini, Aceh United tidak hanya tinggal diam, Tim asuhan pelatih asal Cile juga beberapa kali mengancam gawang Semen Padang lewat skema serangan balik. Terbukti, penyerang Aceh United Hendra Sandi Gunawan berhasil merobok jala gawang Semen Padang pada menit ke-22.

Pasca gol tersebut, tensi permainan semakin seru, baik Aceh United maupun Semen Padang sama-sama melakukan jual beli serangan. Pada menit  31, Semen Padang nyaris menyamakan kedudukan lewat tendangan Ananias Fingkreuw, namun bola yang hanya tinggal beberapa sentimeter dari garis gawang berhasil ditahan pemain belakang Aceh United, Olisha.

Hingga turun minum, kedudukan tetap bertahan dengan keunggulan Aceh United 1-0.

Memasuki babak kedua, Semen Padang yang tertinggal 0-1, mencoba tampil habis-habisan dengan melakukan serangan dan penguasaan bola, namun serangan yang dibangun Semen Padang gagal dikonfersikan menjadi sebuah gol akibat kokohnya barisan pertahanan Aceh United.

Pada menit ke-51, Aceh United melakukan pergantian pemain dengan menarik Revaldi Andiaz dan memasukkan Syakir Sulaiman. Masuknya Syakir, lini serang Aceh United semakin hidup, hal ini terlihat serangan bertubi-tubi yang dibangan penyerang Aceh United hingga merepotkan barisan pertahana lawan.

Pada babak kedua ini, Semen Padang juga tidak tinggal diam. Untuk memaksimalkan serangan, mereka memasukkan Ronaldo Eko pada menit ke-60. Masuknya Eko, lini serang Semen Padang juga semakin berkembang, Ronaldo beberapa kali melewati pemain bertahan Aceh United hingga terjadi pelanggaran. Bahkan pertandingan sempat dihentikan beberapa saat akibat pelanggaran yang dilakukan pemain belakang Aceh United terhadap Ronaldo.

Pada menit ke-80, Syakir Sulaiman berhasil menambah pundi gol untuk Aceh United melalui tendangan dari luar kotak penalti. Gol Syakir Sulaiman ini bermula dari bola pelanggaran. Feri Komul menyodorkan bola mati ke Ikhwani Hasanudi, kemudian di oper ke Gonzalez, kemudian Gonzalez mengoper ke Syakir dan langsung ditembakkan ke gawang yang tidak bisa dihalau oleh kiper Semen Padang.

Setelah itu, meski kedua tim sama-sama tetap menyerang namun tidak ada lagi gol yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang. Aceh United pun keluar sebagai juara dengan kemenangan 2-0, dan berhak membawa pulang trophy Cawan Aceh beserta uang pembinaan sebesar Rp40 juta.

Sharing is caring

[avatar size="150" /]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *