New here? Register. ×
×

Rusia Nyatakan Siap Perang Nuklir dengan AS Andai Sekutanya Diserang

no comments
Written by Redaksi 4 | Published in INTERNASIONAL
  • Ilustrasi penembakan rudal.
02Mar
= 37
SENEBE ARABICA COFFEE The Best Coffee Aceh

SENEBE ARABICA COFFEE
The Best Coffee Aceh


RUBERNEWS.COM | Presiden Vladimir Putin mengatakan, Moskow akan menganggap serangan nuklir terhadap sekutunya sebagai serangan nuklir terhadap Rusia sendiri dan akan segera meresponnya.

Putin mengatakan, Rusia telah menguji serangkaian senjata nuklir baru, termasuk sebuah rudal bertenaga nuklir baru pada akhir 2017 yang dapat menjangkau hampir semua titik di dunia dan tidak dapat dicegat oleh sistem anti-rudal.

“Kami akan mempertimbangkan setiap serangan nuklir terhadap Rusia atau sekutu-sekutunya untuk menjadi serangan nuklir ke negara kami. Respon akan serangan itu akan didapat dengan cepat,” ucap Putin, seperti dilansir Reuters pada Kamis (1/03/2018).

Sebelumnya, mantan petinggi militer Rusia, pensiunan Letnan Jenderal Evgeny Buzhinsky menyatakan, Amerika Serikat (AS) saat ini bersiap melatih sekutu-sekutu Eropa-nya untuk menggunakan senjata nuklir. Tindakan itu dinilai sebagai langkah AS menuju perang nuklir dengan Rusia yang akan mengakhiri perdaban manusia.

Pernyataan itu muncul setelah Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada hari Rabu menuduh militer AS sedang mempersiapkan angkatan bersenjata negara-negara Eropa untuk menggunakan senjata nuklir taktis melawan Rusia. Lavrov mengatakan, kehadiran senjata nuklir non-strategis Amerika di Eropa merupakan batu sandungan utama di jalur perlucutan senjata.

Buzhinsky meyakinkan bahwa Rusia tidak akan terkejut jika AS menggunakan persenjataan nuklirnya terhadap Moskow. ”Angkatan bersenjata siap untuk semuanya. Presiden Putin berbicara tentang hal itu dalam berbagai kesempatan dan semua orang menyadarinya,” katanya.

Diperkirakan 200 bom B61 AS disimpan di Jerman, Belgia, Italia, Belanda, Turki dan negara-negara Eropa lainnya sebagai bagian dari “program berbagi-pakai nuklir” NATO. Moskow sudah berulang kali menyatakan kehadiran senjata nuklir Amerika dan pertahanan anti-rudal di benua Eropa sebagai ancaman terhadap keamanan nasionalnya.

[Sindonews.com]

Sharing is caring

[avatar size="150" /]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *