New here? Register. ×
×

Perbaiki Pesawat, Irwandi Yusuf Sebut Butuh Biaya Sekitar Rp200 Juta

no comments
  • Gubernur Aceh Irwandi Yusuf saat turun dari pesawatnya.
18Feb
= 67
SENEBE ARABICA COFFEE The Best Coffee Aceh

SENEBE ARABICA COFFEE
The Best Coffee Aceh


RUBERNEWS.COM | Pesawat Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Sabtu (17/02/2018) kemarin mengalami emergency landing di kawasan pantai Ujong Pancu, Pekan Bada, Aceh Besar. Peristiwa tersebut terjadi saat Gubernur Aceh hendak kembali ke Banda Aceh melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, usai melakukan kunjungan kerja di Aceh Jaya.

Akibatnya, beberapa badan pesawat seperti sayap dan baling-baling mengalami kerusakan parah. Menurut keterangan Irwandi Yusuf, secara keseluruhan, pesawatnya itu hanya mengalami kerusakan sekitar 25 persen.

Sementara untuk biaya perbaikan sendiri diperkirakan akan menghabiskan biaya sekitar Rp 200 juta.

“Sebenarnya, untuk biaya perbaikan tidak mahal-mahal amat. Paling biaya perbaikan untuk sayap sekitar Rp50 juta, dan perbaikan baling-baling Rp50 juta,” ujar Irwandi Yusuf dalam konferensi pers yang berlangsung di Pendopo Gubernur Aceh, Sabtu (17/2/2018) malam.

Disebutkannya, pesawat jenis Shark Aero pabrikan asal Slovakia yang digunakannya itu masih dalam garansi sehingga biaya perbaikan akan ditanggung oleh perusahan pesawat. Namun demikian, kata Irwandi, dirinya butuh biaya sekita Rp100 juta untuk ongkos pengiriman ke pabrik pesawat di Slovakia.

“Kalau biaya perbaikan tidak mahal, paling cuma Rp100 juta. Namun yang mahal biaya pengiriman, karena harus dikirim dan diperbaiki di Slovakia. Biaya pengiriman butuh Rp100 juta,” jelas Irwandi Yusuf.

“Jadi, secara keseluruhan menghabiskan biaya sekitar Rp200 juta. Untuk biaya perbaikan sendiri masih ada garansi, sehingga hanya butuh biaya pengiriman saja,” tegas Irwandi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pesawat Gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang dipilotinya sendiri, Sabtu (17/02/2018) terpaksa harus mendarat darurat di kawasan pantai Ujong Pancu, Pekan Bada, Aceh Besar.

Peristiwa tersebut terjadi usai Irwandi Yusuf melakukan kunjungan kerja di Aceh Jaya dan hendak kembali ke Banda Aceh melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang. Namun naas, pesawat jenis Shark Aero pabrikan asal Slovakia yang diterbangkannya itu mengalami gangguan mesin, dan terpaksa mendarat darurat sekira pukul 15.00 WIB.

Akibat emergency landing itu, beberapa bagian pesawat mengalami kerusakan yang serius. Sayap sebelah kanan patah beberapa bagian, dan di bagian baling-balingnya juga rusak.

Namun beruntung, Gubernur Aceh tersebut beserta satu orang penumpangnya, yang merupakan Asisten II, Taqwallah selamat dalam peristiwa naas ini. Keduanya sehat wal afiat, dan tidak ada luka sama sekali.

Baca Juga:

Ngeri! Begini Cerita Irwandi Yusuf Saat Pesawatnya Mendarat Darurat

Irwandi Yusuf: Saya Tidak Kapok!

Sharing is caring

[avatar size="150" /]