New here? Register. ×
×

Pro Kontra Pembangunan Akademi Komunitas Pidie Jaya, Apa yang Salah?

no comments
  • Peresmian gedung Kampus Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pidie Jaya.
13Feb
SENEBE ARABICA COFFEE The Best Coffee Aceh

SENEBE ARABICA COFFEE
The Best Coffee Aceh


RUBERNEWS.COM | Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Senin (12/02/2018) bersama Pemkab Pidie Jaya melakukan peletakan batu pertama pembangunan ruang perkuliahan di Kampus Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pidie Jaya.

Kampus tersebut terletak di Perbukitan Gampong Baro Kemukiman Ulee Gle, Kecamatan Bandardua. Tidak jauh dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) setempat.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Bappeda Pidie Jaya, Munawar Ibrahim MPH SKp, pembangunan AKN itu diprediksikan membutuhkan total anggaran sebesar Rp 450 miliar.

Yayasan Budha Tzu Chi, yang merupakan sebuah NGO Internasional yang bergerak di bidang amal (sosial), budaya dan pendidikan turut membantu pembangunan AKN Pidie Jaya. Berdasarkan informasi, Yayasan Budha Tzu Chi siap menggelontorkan bantuan senilai antara Rp 15 sampai Rp 20 miliar untuk pembangunan ruang belajar AKN Pijay.

Pasca peletakan batu pertama pembangunan AKN Pijay, yang melibatkan Pemkab setempat dan perwakilan Yayasan Budha Tzu Chi, pro kontra dari kalangan masyarakat Aceh bermunculan. Apa yang salah dengan bantuan NGO Yayasan Budha Tzu Chi?

Melalui media sosial seperti Facebook dan group WhatsApp, masyarakat Aceh terus memperbincangkan perihal keterlibatan Yayasan Budha Tzu Chi dalam pembangunan AKN Pidie Jaya. Sebagai contoh misalnya di Group Facebook Anak Rantau Acheh Malaysia (GARAM), dan Group WhatsApp Aneuk Nangroe.

Berdasarkan penelusuran RUBERNEWS.COM, kedua group tersebut dalam dua hari ini sangat gencar memperbicangkan terkait pembangunan AKN Pijay. Rata-rata dari penghuni group mempertanyakan eksistensi Yayasan Budha Tzu Chi dalam pembangunan AKN Pijay, mereka juga mengkritik Pemerintah Pidie Jaya yang dengan bangga menerima kehadiran Yayasan Budha Tzu Chi. Menurut mereka kehadiran yayasan tersebut akan berimplikasi pada pendangkalan akidah di Pidie Jaya di masa mendatang. Namun demikian, tidak sedikit juga yang mencoba merasionalkan bantuan yayasan itu dalam pembangunan AKN Pidie Jaya.

Bahkan kegaduhan dalam konteks pembangunan AKN Pidie Jaya ini, juga dikaitkan dengan Pilkada Pidie Jaya yang akan berlangsung beberapa bulan kedepan. Ada yang menyebutkan, pembangunan AKN sengaja diviralkan demi menjatuhkan pamor pasangan calon Bupati-Wakil Bupati dari pasangan incumbent, mengingat kehadiran Yayasan Budha Tzu Chi dalam pembangunan di Aceh pasca Tsunami adem-adem saja, namun di Pidie Jaya menjadi heboh dan mendapat penentangan dari berbagai kalangan masyarakat.

Bila kita membuka lembar catatan bantuan pembangunan pasca musibah Tsunami, kehadiran Yayasan Budha Tzu Chi di Pidie Jaya bukanlah yang pertama di Aceh. Di Banda Aceh dan Aceh Besar misalnya, bantuan dari Yayasan Budha Tzu Chi dapat dengan mudah kita temui. Di Banda Aceh, ada kompleks perumahan Budha Tzu Chi yang berlokasi di Panteriek, sementara di Aceh Besar terletak di Kajhu. Berjejeran rumah berdiri di dua lokasi kompleks itu, dan 90 persen penghuninya adalah warga Aceh.

Meski kita tidak mempungkiri akan adanya maksud terselubung dibalik kehadiran NGO asing dalam pembangunan di Aceh, khusunya terkait pembangunan AKN di Pidie Jaya yang melibatkan Yayasan Budha Tzu Chi, namun kita tidak boleh serta merta mencaci Pemkab Pidie Jaya. Bila kita menolak bantuan dari pihak asing yang berlainan akidah, seharusnya dari dulu kita juga menolak kehadiran mereka dalam pembangunan di Aceh. Bukan hanya pembangunan AKN di Pidie Jaya.

Apalagi kontrol dan pengawasan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pidie Jaya akan berada dalam kendali pemerintah. Keberadaan Yayasan Budha Tzu Chi hanyalah sebatas donatur yang membantu percepatan pembangunan gedung AKN Pijay, sementara kontrolnya tetap akan ada ditangan pemerintah. Masyarakat nantinya juga bisa mengontrol proses belajar mengajar di kampus tersebut.

Sharing is caring

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Up