New here? Register. ×
×

Ketika Ganja, Sabu Dan Paracetamol Diracik Menjadi Pil Ekstasi

no comments
Written by Desriadi Hidayat | Published in DAERAH, HUKUM
  • Ketika Ganja, Sabu Dan Paracetamol Diracik Menjadi Pil Ekstasi
13Feb

Banner Iklan SENEBE ARABICA COFFEE Terbaik di Aceh

RUBERNEWS.COM | Personil Satuan Narkoba Polres Lhokseumawe berhasil mengungkap lokasi tempat pengolahan narkotika jenis ekstasi di Gampong Keude Bayu, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, pada Kamis (8/2/2018) sekitar pukul 03.30 WIB. Bersama barang bukti 128 butir pil ekstasi, polisi menangkap empat pelaku.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Narkoba, Iptu Zeska Julian mengatakan, pengungkapan tempat pembuatan narkotika jenis ekstasi ala home industri tersebut berawal dari laporan masyarakat.

“Informasi yang kita peroleh dari masyarakat menyebutkan dilokasi Keude Bayu, beberapa pemuda kerap melakukan transaksi jual beli narkotika jenis ekstasi” ujar Zeska, saat konpers di Mapolres setempat, Senin (12/02/2018).

Menurut Zeska, untuk menghasilkan pil ekstasi oplosan itu, pelaku meracik ganja, sabu, paracetamol dan alkohol sebagai bahan baku.

“Menindaklanjuti laporan masyarakat, personil kita dilapangan melakukan penyamaran sebagai pembeli pil happy itu” kata Zeska.

Hasil operasi penyamaran, petugas berhasil menangkap empat tersangka peracik dan pengedar pil ekstasi. Pelaku adalah Mur (22), Awi (21), Mal (33) dan Yan (59). Semuanya warga Kabupaten Aceh Utara.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap salah seorang tersangka yakni Mur, lanjut Zeska, petugas berhasil menemukan 21 butir pil ekstasi disaku celananya serta tiga unit telepon genggam.

Selanjutnya, dari hasil pengembangan terhadap tersangka Mal dan Yan, ungkap Zeska, perugas berhasil menemukan alat pembuatan pil ekstasi. Dilokasi  ini, petugas kembali menemukan 107 butir pil ekstasi siap edar. Selain itu, sebutnya, polisi juga menemukan 1 paket sabu 0,29 gram/bruto yang digunakan sebagai bahan baku.

Menurut pengakuan pelaku, hasil ‘usaha’ yang telah mereka geluti selama sebulan terakhir, diedarkan untuk pemakai narkoba di wilayah Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

“Pelaku terancam hukuman kurungan minimal lima tahun penjara” kata Zeska.

Dari tangan empat pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa 128 butir pil ekstasi, sabu, timbangan elektrik, mal besi pencetak pil ekstasi, satu set lesung (Batu penggiling). Selain itu juga diamankan, dua unit sepeda motor, empat unit HP serta enam butir peluru aktif jenis FN.

Sharing is caring

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Up