New here? Register. ×
×

Alokasi Kursi DPRK Aceh Utara Berubah, Dapil 1 Berkurang Dapil 6 Bertambah

no comments
Written by Desriadi Hidayat | Published in BERITA PILIHAN, DAERAH
  • IMG-20180210-WA0080
10Feb
SENEBE ARABICA COFFEE The Best Coffee Aceh

SENEBE ARABICA COFFEE
The Best Coffee Aceh


RUBERNEWS.COM | Alokasi kursi anggota DPR Kabupaten Aceh Utara pada pemilu legislatif 2019 berubah. Daerah pemilihan Aceh Utara 1 (kecamatan Sawang, Dewantara dan Muara Batu) berkurang dari 9 kursi menjadi 8 kursi. Sementara Dapil Aceh Utara 6 (Tanah Jambo Aye, Baktiya, Baktiya Barat dan Seunuddon) bertambah dari 9 kursi menjadi 10 kursi. Sementara dapil lainnya tetap dengan total keseluruhan kursi di DPRK Aceh Utara sebanyak 45 kursi.

Hal ini terungkap dalam uji publik penataan daerah dan alokasi kursi anggota DPRK Aceh Utara, yang digelar oleh Komisi Independen pemilihan (KIP) Aceh Utara di sekretariat penyelengara Pemilu itu di kawasan Simpang Peut, Lhokseumawe, Jumat (9/2/2018).

Hadir dalam pertemuan itu Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, Abdul Muthalib alias Taliban dan komisi 1 DPRK Aceh Utara. Selain itu, penyelenggara juga mengundang tokoh masyarakat, pimpinan partai politik, LSM dan kalangan mahasiswa.

Selain membahas alokasi kursi setiap dapil, peserta pertemuan juga membahas penataan kecamatan setiap dapil berdasarkan tata letak geografis.

Ketua KIP Aceh Utara, Jufri Sulaiman mengatakan proyeksi perpindahan jumlah kursi dari dapil 1 ke dapil 6 karena perhitungan jumlah penduduk antara dapil ujung barat dan ujung timur kabupaten setempat. KIP Aceh Utara berpegang pada keputusan KPU nomor 13 dan data kependudukan sesuai form DAK 4.

“Dasarnya adalah keputusan KPU nomor 13 yang didalamnya mengatur jumlah kursi dan data kependudukan 27 kecamatan di Aceh Utara. Setelah kita masukan angka bilangan pembagi pemilih, diperoleh hasil digit komanya lebih tinggi di dapil 6 sehingga dapil 1 berkurang 1 kursi dari 9 menjadi 8 kursi” terang Jufri.

“Mengapa demikian? Dari penjelasan kepala Disdukcapil tadi kita dengar bahwa ada masyarakat di Dapil 1 yang belum melakukan perekaman KTP. Sehingga NIK mereka tidak masuk kedalam data kependudukan yang menjadi rujukan Kemendagri dalam mengeluarkan Daftar Agregat Kependudukan” jelasnya.

Dalam pertemuan itu juga mencuat kembali untuk memindahkan Kecamatan Syamtalira Bayu dari dapil Aceh Utara 2. Letak wilayah Sy. Bayu dengan kecamatan lainnya yang berada di wilayah barat menjadi alasan permintaan pemindahan kecamatan yang berada di wilayah tengah itu.

“Sudah beberapa kali memang permintaan untuk pemindahan kecamatan Sy. Bayu dari Dapil 2 ke Dapil 3. Kami akan menyurati KPU dengan dua usulan dapil yaitu format tahun 2014 dan yang sekarang ini berdasarkan permintaan masyarakat. Kita akan menunggu bagaimana hasilnya” kata Jufri Sulaiman.

Berikut alokasi kursi dan dapil dalam wilayah Aceh Utara; Dapil Aceh Utara 1 (8 kursi) meliputi kecamatan Muara Batu, Dewantara dan Sawang. Dapil 2 (8 kursi) meliputi Kecamatan Kuta Makmur, Syamtalira Bayu, Nisam, Simpang Keuramat, Banda Baro dan Nisam Antara.

Dapil 3 (6 kursi) yakni Kecamatan Lapang, Meurah Mulia, Syamtalira Aron, Samudera dan Tanah Pasir. Dapil 4 (6 kursi) yaitu Kecamatan Matangkuli, Tanah Luas, Paya Bakong, Nibong dan Pirak Timur.

Dapil 5 (7 kursi) meliputi Kecamatan Langkahan, Lhoksukon dan Cot Girek. Serta Dapil 6 (10 kursi) yaitu Kecamatan Tanah Jambo Aye, Baktiya, Baktiya Barat dan Seunuddon.

Sharing is caring

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Up