New here? Register. ×
×

PWI Aceh Tengah Peringati Hari Pers Nasional Ke-32

no comments
Written by Redaksi 4 | Published in DAERAH
  • Ketua PWI Aceh Tengah
09Feb
= 3
SENEBE ARABICA COFFEE The Best Coffee Aceh

SENEBE ARABICA COFFEE
The Best Coffee Aceh


RUBERNEWS.COM | Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Aceh Tengah memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-32 di Kantor PWI setempat, Jumat 09/02/2018.

Tema yang yang diusung dalam peringatan HPN tersebut yaitu, akan mengawal pembangunan dan menjadikan pena untuk kemaslahatan rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWI Aceh Tengah Jurnalisa,SE mengatakan, wadah yang dipimpinnya saat ini menaungi sebanyak 32 media di daerah itu yang melingkupi media Cetak, Online dan Elektronik.

“Sampai saat ini keanggotaan PWI masih 8 orang, kami akan terus berusaha mengajak kawan-kawan menjadi anggota PWI melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW)”, ungkapnya, di kantor PWI setempat.

Tambahnya lagi Lembaga yang diakui Dewan Pers saat ini yaitu PWI, AJI dan AJTI.

“Untuk Wilayah Tengah Aji masih 3 orang, selebihnya kami memberi kebebasan untuk memilih”, terangnya

Pihaknya akan terus membenahi diri sehingga kedepan tidak terjadi hal-hal diluar dugaan dilapangan.

Tambahnya lagi, terkait kepemilikan Gedung PWI saat ini masih dalam proses pinjam pakai dengan Pemerintah Daerah setempat.

“Gedung ini diberikan pak Alhudri pada saat masih jabatan Plt, kami merasa ini sudah representatif, namun sifatnya masih pinjam pakai. Pada kepemimpinan pak Shabela Abubakar kedepan ada kantor yang resmi untuk diduduki wartawan”, harapnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar mengatakan, Pemerintah daerah sangat mendukung tugas “Kuli Tinta” yang bersifat memberikan kemaslahatan kepada masyarakat.

Ia juga meminta kepada wartawan di negeri penghasil kopi Arabika itu untuk terus mengawal perubahan sekaligus mengawasi kinerja pemerintah daerah

Selain itu terkait gedung baru yang akan ditempati oleh PWI Aceh Tengah, pihaknya akan mengusahakan, sehingga wartawan tidak lagi menyewa gedung Pemda.

“Ini kan lokasi bisnis, jadi harus sesuai dengan namanya, ada juga sebagian bangunan di seputaran paya ilang ini tidak sesuai dengan gedung yang dimaksud,” tutup Shabela Abubakar.

Sharing is caring

[avatar size="150" /]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *