New here? Register. ×
×

Begini Kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Terkait Usulan Rp 1 Juta Perhari

no comments
Written by Redaksi 1 | Published in BERITA PILIHAN, DAERAH
  • 1518169725825_1518169813336
09Feb
SENEBE ARABICA COFFEE The Best Coffee Aceh

SENEBE ARABICA COFFEE
The Best Coffee Aceh


RUBERNEWS.COM | Juru Bicara Pemerintah Aceh mengirimkan surat pengajuan kebutuhan atau fasilitas operasional dinas kepada Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Berdasarkan surat bernomor istimewa itu, kedua juru bicara Pemerintah Aceh itu yakni Wiratmadinata SH MH dan Saifullah Abdulgani SST MKes, mengajukan biaya komunikasi dengan stakeholder sebesar Rp 720 juta, untuk dua orang dalam satu tahun dan biaya operasional Rp 1 juta per hari/orang kepada Gubernur Aceh.

Dalam keterangan yang terlampir pada surat itu, biaya komunikasi yang dimaksud adalah untuk pertemuan dan kerjasama dengan berbagai stakeholder seperti Pers, LSM, mahasiswa, dan anggota dewan. Surat tersebut diteken langsung oleh kedua juru bicara Pemerintah Aceh, tertanggal 22 Junuari 2018 lalu.

Sementara itu Juru bicara Pemerintah Aceh Saifullah Abdulgani atau sering disapa SAG saat di konfirmasi media RUBERNEWS.COM, Jumat 9/2/2018 mengatakan, dirinya berterima kasih kepada oknum yang telah membocorkan informasi tersebut kepada publik, sehingga publik tahu dan Jubir pemerintah Aceh bisa menjelaskan kepada publik terkait usulan tersebut.

“Ini hanya usulan yang akan diakomodasikan oleh Biro Humas, dan perlu diketahui bahwa Jubir menggunakan uang sesuai mekanisme dan peraturan Undang-Undang yang berlaku,” kata SAG.

Jurubicara tidak mengelola anggaran, Rp 1 juta kita usulkan ini akan masukan ke Biro Humas agar bisa dimasukkan ke anggaran,” kata SAG.

“Rp 1 juta untuk kebutuhan komunikasi, makan, dan lainnya. Ini juga bentuk memperlancar komunikasi, apalagi kami bekerja di luar, bertemu orang juga ada warung,” ujarnya.

“Selama ini Jubir menggunakan uang peribadi, dari Mobil, Bensin dan pertemuan dengan para stakeholder, jadi jubir menggunakan uang pribadi,” ungkap SAG.

SAG membantah anggapan masyarakat bila Humas tidak ada peran lagi. SAG menjelaskan bahwa sesuai dengan tupoksi, bahwa Humas berkerja dengan manajemen kehumasan yang ada, sedangkan Jurubicara hanya sekedar menyampaikan kepada stakehodel dan LSM dan Insan Pers dalam mendalami isu yang berkembang dimasyarakat.

“Kita tetap berkerja sebagai Juru Bicara Pemerintah Aceh Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah, walapun usulan Rp 1 juta perhari itu tidak dimasukan dalam anggaran,” pungkasnya.

Sharing is caring

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Up