New here? Register. ×
×

Pasca Kerusuhan di Lapas Banda Aceh, Tiga Kasie Dipindahkan dan Dua Sipir Dipecat

no comments
Written by Redaksi 1 | Published in BERITA PILIHAN, DAERAH, HUKUM
  • RUBERNEWS.COM | Pasca Kerusuhan di Lapas Banda Aceh, Tiga Kasie Dipindahkan dan Dua Sipir Dipecat
08Feb
SENEBE ARABICA COFFEE The Best Coffee Aceh

SENEBE ARABICA COFFEE
The Best Coffee Aceh


RUBERNEWS.COM | Kementerian Hukum dan HAM Aceh telah memindahkan tiga kepala seksi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Banda Aceh pasca kerusuhan di Lapas pada awal Januari 2018 lalu, dan dua oknum sipir di pecat.

Ke tiga Kasie yang dipindahkan itu yakni Samsul menjabat Kasie Binadik dipindahkan ke Sibolga. Jufrizal kasubag TU dipindahkan ke Lapas Tembilahan, dan Kasie Kegiatan Kerja, Iskandar Tabunan dipindahkan ke Lapas Curup, Bengkulu.

Hal ini disampaikan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Aceh, Edi Hardoyo, Bc IP SH. MH kepada awak media, Kamis 8/2/2018 mengatakan, “Kasie yang kita pindahkan itu selama ini di nilai berkinerja sangat rendah sehingga kita pindahkan.”

BACA JUGA : 58 NAPI DIPINDAHKAN KE TANJUNG GUSTA, KELUARGA DATANGI KEMENKUMHAM ACEH

“SK pemindahan dikeluarkan oleh Kemenkumham Pusat dari hasil investigasi Kemenkumham Pusat, ketiga pejabat Lapas tersebut dinilai lalai dalam bertugas, serta mereka membiarkan narapidana keluar masuk Lapas, “ujar Edy.

Sementara oknum sipir yang terlibat dalam kerusuhan di Lapas dan pemasok Narkoba, pihaknya akan mengambil tindakan tegas berupa pemecatan dari kedinasannya.

“Dan proses pidana untuk oknum sipir Saifulkan, kami serahkan ke pihak Polisi dan pengadilan. Namun, kalau sangsi administrasi kita akan lakukan pemecatan,” katanya.

“Sipir yang ditahan mengakui dan juga pemasok narkoba yang kerjasama dengan Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas,”Tambah Edy.

Saat ini oknum sipir Saifulkan ditahan oleh pihak Polresta Banda Aceh sementara M. Nur saat ini masih buron pihak kepolisian.

“Sebab jika buron terus menerus dan yang bersangkutan tidak masuk kerja selama 56 hari, menurut undang-undang PP Nomor 53, sangsi administrasi akan di pecat,”Pungkas Edy Hardoyo. [Rudi]

Sharing is caring

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Up