New here? Register. ×
×

Gubernur Aceh Minta Shafda Bebaskan Petani Dari Tengkulak

no comments
Written by Redaksi 4 | Published in BERITA PILIHAN, DAERAH
  • RUBERNEWS.COM | Gubernur Aceh Minta Shafda Bebaskan Petani Dari Tengkulak
28Des
= 2

RUBERNEWS.COM | Pada saat Gubernur Aceh Irwandi Yusuf memberikan sambutan usai melantik Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dan Firdaus, ia berpesan untuk membebaskan para Petani dari Tengkulak.

“Pemerintah Aceh Tengah agar dapat mengoptimalkan BUMD bidang pertanian untuk menampung hasil pertanian rakyat, agar petani tidak terjerat oleh tengkulak. Perkebunan kopi di daerah ini juga berpeluang untuk ditingkatkan, mengingat masih ada banyak lahan di berbagai kecamatan yang bisa dimanfaatkan”, Terangnya, Kamis 28/12/2017 di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon.

Selain itu, tentang daya tarik wisata di wilayah itu juga sangat tinggi, ditambah dengan Danau yang cukup indah. Potensi itu harus dapat dimaksimalkan melalui berbagai kegiatan yang menggabungkan unsur modern dan budaya dan akan lebih baik lagi jika dilengkapi dengan pengembangan sektor agro wisata.

BACA JUGA : PIDATO PERDANA BUPATI ACEH TENGAH, REALISASI UNTUK PECAHAN KK BARU AKAN DIWUJUDKAN

BACA JUGA : USAI DILANTIK, SHABELA ABUBAKAR, TIDAK ADA PROGRAM 100 HARI

“Sebagai wilayah yang dekat dengan kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Pemerintah Aceh Tengah juga memiliki kawasan hutan lindung yang sangat baik seluas hampir 280 ribu hektar, saya minta saudara Bupati dan Wakil Bupati dapat memberi perhatian bagi kelestarian kawasan hutan agar terhindar dari ulah para pengrusak hutan,” Cetusnya

Sebagai daerah yang berjuluk kabupaten rendah emisi, Aceh Tengah juga menjadi pusat pengembangkan energi terbarukan untuk wilayah Aceh. Dalam konteks ini, telah dibangun PLTA Peusangan yang diperkirakan mampu menghasilkan energi listrik sebesar 88 Mega Watt. Saat ini pembangunan PLTA itu telah mencapai 60 %.

“Untuk itu saya meminta Saudara Bupati dan Wakil Bupati untuk mendukung percepatan pembangunan PLTA itu agar selesai tepat waktu”, Ungkap Irwandi Yusuf

Dalam rangka mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih dan transparan, ia mengimbau supaya Bupati dan Wakil Bupati terus mendorong semangat reformasi birokrasi berkenaan dengan akuntanbilitas kinerja pemerintahan, akuntanbilitas pengelolaan keuangan, dan akuntanbilitas kinerja ekonomi, dengan membangun komunikasi efektif dengan legislatif dan melakukan pembahasan dan pengesahan APBK tepat waktu agar pembangunan setiap tahunnya dapat dimulai lebih awal.

“Sebagai wilayah lintasan di kawasan tengah, maka pengembangan investasi perlu ditingkatkan. Sistem pelayanan terpadu satu pintu untuk berbagai perizinan, harus diefektifkan”, ujarnya

ditegaskan di dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, Gubernur merupakan Wakil Pemerintah Pusat di Daerah

“Sehubungan dengan itu, saya berharap saudara berdua bisa membina komunikasi dan kerjasama yang baik dengan kami agar kita dapat merancang dan mensinergikan pembangunan di daerah ini dengan baik”, Tutup Gubernur Aceh.

Sharing is caring

[avatar size="150" /]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *