New here? Register. ×
×

Pengaruh Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Remaja

no comments
Written by Redaksi 4 | Published in OPINI
  • kecanduan-gadget-730x430
27Nov
= 555

RUBERNEWS.COM | Gadget merupakan sebuah inovasi dari teknologi terbaru dengan kemampuan yang lebih baik dan fitur terbaru yang memiliki tujuan maupun fungsi lebih praktis dan juga lebih berguna.

Seiring dengan perkembangan yang begitu pesat, pengertian gadget pun menjadi berkembang yang seringkali menganggap smartphone adalah sebuah gadget dan juga teknologi komputer ataupun laptop yang telah diluncurkan sebagai produk terbaru juga dianggap sebagai gadget.

Proses masuknya gadget di kalangan remaja dapat dilihat dengan berbagai faktor, saat ini perkembangan dunia teknologi peranti lunak (software) sudah menembus sampai ke tingkat pedesaan, hal ini merupakan sebuah kemajuan khususnya di bidang Teknlogi Informasi. Sebagai bayangan, kini penduduk di daerah pedesaan sudah mulai banyak memakai smartphone, android , I-Pad, Laptop dan lain sebagainya, sehingga memudahkan dalam mengakses dunia Informasi.

Gadget bukan hanya sebagai wahana atau media komunikasi tapi dijadikan sebagai ajang bergengsi yang menuntut semua remaja untuk selalu mengikuti tren baru dari maraknya gadget atau dijadikan sebagai gaya hidup (life style) yang menyebabkan kesenjangan sosial terjadi di kalangan ekonomi bawah, menengah, dan ekonomi atas.

Penggunaan gadget bukanlah hal baru lagi di kehidupan remaja. Gadget bukan hanya dijadikan pembantu kehidupan ataupun alat komunikasi dengan dunia luar, tapi juga bisa dijadikan teman untuk mengisi waktu luang, seperti penggunaan internet, bermain game, mendengar musik atau radio, menyimpan kenangan lewat foto, video. Namun tidak jarang penggunaan gadget berdampak negatif seperti menyimpan foto atau video yang tidak senonoh, melupakan waktu belajar bahkan hingga menukar jawaban ujian.

Direktur The Atlanta School of Sleep Medicine and Tecnology menyatakan bahwa pengunaan ponsel, komputer, televisi, dan video game telah menyita banyak waktu istirahat pada remaja dan anak-anak. Studi menemukan kasus sepertiga orang dewasa di AS tidur kurang dari 7 (tujuh) jam dalam sehari fakta menempatkan mereka pada gangguan kesehatan yang serius.

Tidur berdekatan dengan ponsel menjadikan tidur terganggu dan tidak berkualitas, tidur yang tidak berkualitas dapat berpengaruh pada kesehatan mental. Hasil penelitian yang dilakukan di Jepang menemukan fakta bahwa orang yang terbiasa tidur dekat dengan ponsel lebih rentan menderita stress atau depresi.

American Academy of Pediatris, sebuah lembaga yang menangani masalah pelajar pada remaja, remaja usia sekolah membutuhkan waktu tidur yang cukup. Berdasarkan berbagai penelitian, remaja yang kurang tidur akan mengalami berbagai hal negatif diantaranya rentan mengalami kecelakaan, masalah kesehatan fisik, gangguan memori dan pembelajaran, beresiko tinggi mengalami obesitas serta masalah kesehatan mental, salah satu faktor yang menyebabkan remaja mengalami gangguan tidur diantaranya perubahan gaya hidup salah satunya yaitu penggunaan gadget.

Manfaat Positif Gadget

Pengaruh atau dampak positifnya yaitu sangat memudahkan kita sebagai remaja (pelajar hingga mahasiswa) dalam melakukan kegiatan mencari informasi. Selain itu remaja dapat belajar mengembangkan ketrampilan teknis dan sosial yang sangat dibutuhkan di era digital seperti sekarang ini.

Mereka akan belajar beradaptasi, bersosialisasi dengan publik dan memperluas pertemanan berkat situs jejaring sosial media, meskipun sebagian besar di antara mereka tidak pernah bertemu secara langsung.

Nah, dengan hal itu remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian dan empati. Gadget juga mempermudah kita untuk menyelesaikan tugas-tugas secara cepat, dan dapat digunakan sebagai media berbisnis secara online. Dan kita bisa mengikuti perkembangan zaman dalam era globalisasi ini, sehigga kita tidak menjadi gaptek (gagap teknologi). Apalagi dengan ukuran yang terbilang kecil sehingga mudah dibawa kemana-mana membuat gadget seolah-olah sebuah barang yang tidak terpisahkan dari pemiliknya.

Penggunaan gadget memiliki beberapa dampak positif bagi kehidupan para remaja. Gadget dapat memudahkan para remaja untuk menjalin komunikasi dengan keluarga maupun teman-temannya tanpa terbatas oleh ruang dan waktu. Hal itu disebabkan oleh tersedianya fasilitas telepon atau akses internet yang dapat digunakan untuk chatting maupun membuka jejaring sosial pada gadget.

Dampak Negatif Gadget

Gadget juga memiliki dampak negatif bagi remaja Indonesia sebagai pengguna gadget. Banyak yang menganggap gadget tersebut adalah sebagian dari hidup mereka, sehingga dimanapun mereka sering membawa smartphone nya. Seringkali uang kita habis untuk memenuhi kebutuhan gengsi semata, jadilah kita sebagai budak gadget.

Selain itu, gadget dapat menyebabkan unsocial condition, yaitu seorang remaja tidak mau bermain bersama teman maupun lingkungan sekitarnya, dengan adanya gadget, remaja dapat mengurung diri karena asik dengan segala aplikasi permainan di dalamnya.

Remaja juga susah untuk berkreatif serta menjadi malas belajar dan berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat pemahaman bahasa menjadi terganggu karena remaja yang eksis di dunia maya tidak memiliki aturan ejaan dan tata bahasa di situs jejaring sosial. Hal ini membuat mereka semakin sulit untuk membedakan antara berkomunikasi di situs jejaring sosial dan di dunia nyata.

Dampak negatif tersebut dapat dilihat dari segi kesehatan, sosial, maupun ekonomi. Dari segi kesehatan, radiasi yang dipancarkan oleh gadget dapat menyebabkan kerusakan mata dan ketulian pada telinga, serta meningkatkan risiko penyakit kanker.

Sementara itu, dari segi sosial penggunaan gadget menyebabkan para remaja menjadi kurang bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Hal ini dikarenakan para remaja terlalu asyik saat menggunakan gadget nya sehingga tidak memperdulikan orang lain yang ada di sekitarnya. Terlalu asyik dengan gadget juga menyebabkan para remaja menjadi malas untuk belajar karena seluruh waktunya hanya difokuskan bagi gadget.

Kurang tidur akan mengalami berbagai hal negatif diantaranya rentan mengalami kecelakaan, masalah kesehatan fisik, gangguan memori dan pembelajaran, beresiko tinggi mengalami obesitas serta masalah kesehatan mental, salah satu faktor yang menyebabkan remaja mengalami gangguan tidur diantaranya perubahan gaya hidup salah satunya yaitu penggunaan gadget.

Tindakan Yang Dilakukan Untuk Menghindari

Penyalahgunaan Gadget yang selalu digunakan oleh pelajar dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa, hal tersebut dapat terjadi jika pelajar tidak bisa menghindari penyalahgunaan gadget. Maka dari itu, pelajar melakukan tindakan untuk menghindari penyalahgunaan gadget.

Tindakan tersebut diantaranya adalah dengan menolak ajakan teman untuk menyimpan maupun melihat hal-hal yang meyangkut porno aksi dan pornografi, tidak membawa gadget ke sekolah atau mematikan gadget saat pelajaran berlangsung agar tidak mengganggu konsentrasi belajar, ketika berada di rumah, mengatur waktu sebaik-baiknya antara belajar dan memanfaatkan gadget, membatasi penggunaan gadget, menghindari mengakses situs porno atau mendownload konten-konten porno, memanfaatkan gadget seperlunya.

Penulis:Saima Fitri
Mahasiswi Program Magister Keperawatan Universitas Syiah Kuala
Email: saimafitri.akifanajwa@gmail.com

Sharing is caring

[avatar size="150" /]