New here? Register. ×
×

KPA Samudera Pase Peringati 12 Tahun Perjanjian Damai

no comments
Written by Desriadi Hidayat | Published in DAERAH
  • RUBERNEWS.COM-KPA Samudera Pase Peringati 12 Tahun Perjanjian Damai
15Agu

RUBERNEWS.COM | Komite Peralihan Aceh wilayah Samudera Pase menggelar doa bersama dalam rangka peringatan perjanjian damai GAM dan RI di kantor KPA/PA jalan Medan–Banda Aceh, Geudong, Aceh Utara. Peringatan 12 tahun MoU Helsinky ini, dihadiri tokoh dan ribuan masyarakat Aceh Utara dan sekitarnya, Selasa 15/08/2017.

Panglima KPA Pase Tgk Zulkarnaini bin Hamzah mengatakan, kegiatan ini merupakan refleksi kembali akan jasa para pejuang Aceh pada saat konflik bersenjata hingga lahirnya perjanjian damai, 15 Agustus 2005. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai evaluasi terhadap pelaksanaan isi perjanjian damai yang telah dituangkan dalam Undang-Undang nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh.

“Peringatan ini supaya betul-betul diresapi untuk mengenang sebesar mana pengorbanan perjuangan masa lalu dan sejauh mana pula hasil atau dari perjuangan ini” ujar Tgk Nie, pada awak media usai acara.

Menurut Tgk Nie, pelaksanaan perjanjian damai yang telah berlangsung selama 12 tahun masih jalan ditempat. Penilaian ini ia dasarkan pada isi butir UUPA yang baru-baru ini dianulir, dengan keluarnya UU Pemilu oleh pemerintah pusat. Ia pesimistis hal-hal yang belum termasuk kedalam UUPA bisa diakomodir pemerintah pusat.

“Jangankan untuk kita minta yang baru, undang-undang yang lama yang sudah ada saja dirusak. Ini menyedihkan” lanjutnya kecewa.

Untuk itu, Tgk Nie meminta kepada kedua belah pihak yakni pemerintah Aceh dan pemerintah Pusat untuk duduk kembali membahas butir-butir perjanjian damai guna keberlangsungan perdamaian di Aceh.

“Saya harap mereka (pemerintah Aceh dan RI—Red) untuk duduk kembali membahas hal ini dengan didasarkan keikhlasan. Keikhlasan harus dimiliki oleh kedua belah pihak, jika satu pihak saja yang ikhlas, sama saja tidak berjalan” harap Tgk. Nie.

Menurut pantauan RUBERNEWS.COM, kegiatan doa bersama masyarakat dan tokoh ulama dalam rangka peringatan Memorandum of Understanding GAM-RI di Finlandia 12 tahun yang lalu, dipadati ribuan masyarakat.

Sejumlah rangkaian acara yaitu doa bersama tausyiah dan penyampaian petisi oleh Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA), berlangsung khidmat. Hadir dalam acara sejumlah tokoh dan politisi Partai Aceh, diantaranya anggota DPD RI Fachrurrazi, Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya dan sejumlah tokoh Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

Sharing is caring

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Up