New here? Register. ×
×

Polresta Banda Aceh, Orang Gila Hingga Pembakaran Pos

no comments
Written by Redaksi | Published in LAINNYA
23Okt

RUBERNEWS.COM | Dalam menyambut pesta Demokrasi Pilkada Aceh 2017 mendatang, Polresta Banda Aceh melakukan latihan Pra Operasi dengan sandi “Latihan Pra Ops Mantap Praja Rencong 2017” guna kesiapan pengamanan Pemilukada 2017 di wilayah hukum Polresta Banda Aceh di depan Mesjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh, Minggu (23/10/2016).

Simulasi yang dihadiri oleh seluruh Forkopinda serta masyarakat kota Banda Aceh ini untuk pengamanan para calon Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, dan Walikota/Walikota Pilkada 2017 mendatang diselenggarakan secara Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil.

Kombes Pol T. Saladin selaku Kapolresta Banda Aceh mengatakan bahwa Banda Aceh merupakan Baro Meter dari Provinsi Aceh, sehingga pihak Kepolisian khususnya Polresta Banda Aceh, telah mempersiapkan semaksimal mungkin baik itu dari hal terkecil hingga kejadian yang bisa membahayakan nyawa para calon kepala daerah serta masyarakat kota Banda Aceh itu sendiri.

“ Ada 383 orang gabungan seluruh anggota Polresta Banda Aceh yang terlibat dalam acara latihan ini dan terdapat Empat adegan yang akan dilaksanakan pada acara simulasi ini termasuk salah satu adegan yaitu terjadinya pembakaran Pos penjagaan,” Ujar T. Saladin saat di wawancarai Wartawan sebelum Acara dimulai.

Seperti yang dikatakan Kapolresta Banda Aceh, ada empat adegan yang akan di simulasikan oleh para polisi, dimana adegan pertama yaitu iringan pengawalan pasangan calon yang akan menuju lokasi kampanye yang didampingi penawal VIP, FOREDER, Tim Pengawal dan Tim Escape serta Tim Medis. Saat pasangan calon sedang menyampaikan Visi dan Misinya, ada seorang yang tak dikenal yang menyamar sebagai salah satu Simpatisan yang melakukan penyerangan dengan benda tajam namun dengan sigam Tim PAM VIP berhasil mengamankannya.

Adegan kedua bertepatan saat pemungutan suara tiba dimana saat sedang berlangsungnya acara datanglah masyarakat yang mengalami gangguan jiwa dan bertindak rusuh dan segera diamankan pihak polisi di bantu oleh Linmas. Adegan selanjutnya, Ketiga saat pemungutan suara selesai dan tiba-tiba hadir seorang oknum yang mencoba merebut kotak suara kemudian terlibat perkelahian antara Oknum dan pihak polisi. Adegan yang terkahir dimana puncak kekacauan terjadi saat massa mendatangi Pos TPS dan bertindak rusuh dengan membakar Pos Penjagaan dan pelemparan, selanjutnya dengan sigap petugas membubar massa menggunakan mobil AWC dan Tim Raimas.

Latihan simulasi Kesiapan Pemilukada 2017 berakhir dengan sukses dan Kombes Pol T. Saladin menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan bersama. Sedangkan terhadap para Juru kampanye dan calon kepala daerah, saat masa kampanye jangan saling Menghujat, Menghina dan Provoksi

“Tunjukkan bahwa Rakyat Aceh khususnya warga Banda Aceh sangat terdidik dan santun,” tegas T. Saladin di akhir acara.

Sharing is caring