New here? Register. ×
×

Pelestarian Budaya Bahasa Aceh, H Uma Berikan Piagam Penghargaan Kepada AKBP Adnan

no comments
Written by Redaksi 4 | Published in LAINNYA
14Jun

Rubernews.com -- H UmaRubernews.com — Penyerahan piagam penghargaan dari anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) kepada AKBP Drs Adnan, “Polisi Meu Pep-pep” atas kepedulian pelestarian bahasa daerah (bahasa Aceh) dalam edukasi di provinsi Aceh. Kebanggaan akan budaya Aceh terlihat pada saat H Uma menyerahkan piagam penghargaan tersebut.

H Sudirman atau yang lebih dikenal dengan sapaan H Uma merupakan anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) di Jakarta. Tidak hanya tugas memperhatikan urusan daerah dan masyarakat salah satunya Komite III ini juga bertugas membidangi kebudayaan daerah. Acara penyerahan piagam penghargaan tersebut, ikut dihadiri Adi Laweung (juru bicara PA) dan tokoh muda lainnya.

Pemberian piagam penghagaan kepada AKBP Drs Adnan, “Polisi Meu Pep-pep” pada hari Senin 13/06 malam. Piagam penghargaan itu ditanda tangani H Sudirman selaku anggota Komite III DPD RI diJakarta pada 25 April 2016. Atas dasar mempertahankan bentuk pelestarian budaya bahasa Aceh yang kerap dipergunakan Adnan pada saat bertugas.

Penghargaan itu langsung diserahkan H Uma disalah satu Cafe seputaran jalan T Panglima Nyak Makam Banda Aceh kepada AKBP Drs Adnan “Polisi Meu Pep-Pep”. Ada hal menarik yang disampaikan AKBP Adnan pada saat menerima penghargaan tersebut, keinginannya untuk berkeliling (patroli) bersama H Uma untuk mensosialisasikan bersama pada saat bertugas menggunakan mobil Patroli Meu Pep-Pep.

H Uma menyampaikan kepada Rubernews.com, bahwa dalam pelestarian bahasa Aceh harus ada orang lain selain AKBP Adnan yang mau tetap mempertahankan bahasa Aceh kita ini. Ada sebelas bahasa yang kita ketahui di Aceh ini, makanya kebudayaan dalam penggunaan bahasa harus terus kita jaga, Aceh kaya akan bahasa.

Penghargaan yang diberikan H Uma dikarenakan AKBP Adnan dilihat aktif dalam pelestarian bahasa daerah (bahasa Aceh) pada saat melaksanakan aktivitas sehari-hari maupun pada saat bertugas dan dilakukannya banyak ditempat umum. Semoga sosok seperti AKBP Adnan akan lebih banyak lagi di Aceh ini “tutup H Uma”

Sharing is caring